MMI Tutup, Mobkas Cemas

MMI Pergi, Mazda Bekas Merugi – Jika ditinjau dari segi pasar, maka selain adanya pasar horisontal yang diisi persaingan antar merek sekelas, ada pula pasar vertikal yang diisi mobil-mobil tangan kedua. Kondisi pasar mobil tangan kedua ini sejatinya memang jarang untuk dibahas lantaran sensasinya sedikit banyak hanya berupa efek domino pasar horisontal. Namun jika dilihat lebih dalam, pasar mobil bekas memiliki peran yang cukup besar untuk mengangkat nama baik pasar horisontal.

Mmi Tutup Mobkas Cemas

Pasalnya, pasar mobil bekas akan menerima mobil dari tangan pertama untuk ‘mencari’ tangan selanjutnya. Itu berarti, pasar mobil bekas bakal mempertahankan kehidupan mobil di jalanan lebih lama ketimbang dibiarkan di garasi ataupun di pengolahan daur ulang. Hal ini tentu menciptakan suatu perspektif yang baik dalam melihat jumlah kendaraan yang tetap melaju di jalanan. Sayangnya, walaupun dibilang menguntungkan pasar horisontal, pasar mobkas adalah pasar pertama yang bakal terdampak apabila pasar horisontal mengalami masalah.

Kali ini, Mazda Motor Indonesia diberitakan hengkang dari Indonesia sebagaimana dilansir dari Kompas (17/10/2016). Nampak seperti mengekor Ford, Mazda meninggalkan Indonesia dengan pertanyaan-pertanyaan misterius. Baiknya, Mazda secara sigap langsung menunjuk Eurokars Motor Indonesia untuk menjalankan putaran bisnis Mazda di Indonesia.

Walaupun sudah menunjuk perwakilan baru, namun bagi pemain mobil bekas hal ini tak begitu melegakan. Pasalnya, Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing bursa Mobkas WTC Mangga Dua menyatakan ada sedikit trauma lantaran pengalaman masa lalu. Menurutnya, pada thaun 1997 pola yang dilakukan oleh Mazda saat ini terlihat sama dengan melepaskan diri dari Indomobil kala itu. Keadaan pasar Mazda pasca kejadian tersebut terbilang tak begitu baik. Namun setelah tahun 2006, MMI mengambil alih Mazda kembali dan mampu memperbaikinya.

Dilihat dari hal tersebut, tentu trauma Herjanto cukup beralasan. Namun baginya, semua pihak pasti berharap kehadiran Eurokars mampu untuk mempertahanakn eksistensi pasar Mazda di Indonesia. Walaupun demikian, dirinya tak menutup kemungkinan prediksi penurunan penjualan mobil bekas ini dalam beberapa waktu ke depan hingga waktu yang tak dapat ditentukan.

Top