Permintaan Z125 Pro Membludak, Kawasaki Pun Kewalahan

Kawasaki Z125 Pro Kian Diminati Konsumen – Kawasaki sebagai salah satu produsen kendraan roda dua tengah kewalahan hadapi konsumen. Pasalnya, dikabarkan bahwa permintaan konsumen akan produk terbarunya yang bertajuk Kawasaki Z125 Pro kian membludak. Tentu saja, pihak PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) merasa kewalahan memenuhi permintaan dari para konsumen tersebut.

Kawasaki Z125 Pro Kian Diminati Konsumen

Berkaitan dengan itu, Michael Chandra Tanadi selaku Deputy Head Sales and Promotion PT Kawasaki Motor Indonesia mengatakan bahwa meskipun  motor tersebut dinilai jarang nongol di jalanan, namun minat para calon konsumen pada motor mungil Z125 Pro ini di luar target yang telah diperkirakan pihaknya. “Kawasaki Z125 Pro kami kewalahan. Inden, kosong terus di diler. Target kami 50 unit per bulan, sekarang di angka 100 unit per bulan. Di luar ekspektasi,” jelas Michael, beberapa waktu lalu.

Di sisi lain ia pun juga menilai bahwa model Z125 Pro ini berbeda dengan mayoritas kebanyakan motor yang dipasarkan di Tanah Air. Dengan demikian, tak heran jika motor mungil garapan Kawasaki ini menarik perhatian para konsumen. “Orang banyak tertarik dengan motor ini karena modelnya (beda). Konsumen Z125 Pro umumnya orang yang hobi, tapi karena motornya enak, jadi banyak juga yang pakai untuk harian. Paling banyak permintaannya di Jakarta dan Bandung,” tambahnya.

Membicarakan spesifikasi Z125 Po, maka bisa kita lihat tampilan yang unik dan berbeda di mana tampialn tersebut merupakan hasil kombinasi dari gaya supermoto dengan bodi dan mesin kecil. Pasalnya, untuk mesin pacunya sendiri, motor ini diklaim bakal menggendong mesin 4 tak, SOHC, 2 katup, bekapasitas 125 cc, fuel injection, yang dikawinkan dengan sistem transmisi manual empat percepatan.

Di samping itu, di pasar global pun Kawasaki Z125 Pro ini juga memiliki pesaing yang cukup berat, yaitu Honda MSX125 atau biasa disebut dengan Grom. Motor mungil garapan Honda ini diketahui mengusung mesin berkapasitas 124,9cc bertipe SOHC dengan mengandalkan sistem PGM-FI. Sistem tersebut dipadukan dengan sistem transmisi manual 4 percepatan.

Top