Dibanderol 20 Juta, Ini Klaim Kelebihan Gesits

Bisa Selisih 5 Juta, Ini yang Didapat Pengguna Gesits – Di tengah gempuran produk otomotif asing, Indonesia nampaknya tak mau berdiam diri. Berbekal seleuruh sumber daya yang ada, akhirnya Indonesia berani melangkah di varian otomotif yang paling baru, motor listrik. Program ini diinisiasi oleh Garansindo dan ITS yang akhirnya memang secara nyata berhasil menelurkan produk prototype-nya Gesits.

Dibanderol 20 Juta Ini Klaim Kelebihan Gesits

Setelah beberapa waktu jarang dibicarakan, sejatinya Gesits memang dikatakan sedang masuk dalam proses persiapan produksi. Banyak stakeholder mulai di lobby untuk dapat secara nyata mewujudkan produk karya anak bangsa ini. Walaupun sebelumnya banyak mendapat pandangan sebelah mata, nyatanya Gesits memang sedikit membuat panas berbagai pihak. Bahkan Honda sendiri yang sebelumnya mengabarkan tak akan bermain dalam pasar motor listrik menjadi berbalik arah bakal menjajal pasar ini beberapa tahun mendatang.

Secara harga, Muhammad Al Abdullah, Chief Executive Officer (CEO) Grup Garansindo menyatakan bahwa Gesits masih tetap akan mempertahankan harganya di bawah 20 juta Rupiah. Harga ini memang patokan Gesits sedari awal pada Mei 2016 yang lalu ketika peluncuran prototype-nya. Menariknya, jika dibandingkan dengan harga skuter saat ini yang setidaknya menyentuh 15 juta Rupiah, setidaknya ada gap 5 jutaan untuk dipertanggungjawabkan kelebihannya.

Baca juga review lengkap Mas Sena tentang Gesits

Dilansir dari Kompas (8/11/2016), CEO Grup Garansindo mengeklaim bahwa penggunaan skuter listrik Gesits diperkirakan dapat menghemat pengeluaran 30 persen sampai 50 persen uang, dibanding menggunakan skuter konvensional berbahan bakar minyak (bensin). Klaim tersebut tentu bakal berpengaruh besar pada perhitungan gap harga dalam penggunaan jangka panjang. Selain itu, karena menggunakan mesin listrik, Gesits juga diklaim lebih ramah lingkungan.

Menurut CEO Grup Garansindo, kedua hal tersebut merupakan hal yang paling ditonjolkan sebagai ‘promosi’ Gesits di mata calon konsumennya. Pasalnya, sebagaimana diketahui varian motor listrik di Indonesia masih belum begitu populer. Hal ini menuntut afiliator Gesits untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai kelebihan Gesits. Walaupun demikian, Gesits dikabarkan baru akan diproduksi tahun 2018 mendatang. Tentu saja, jadwal panjang ini merupakan jadwal yang mendebarkan sehubungan langkah-langkah yang dilakukan oleh pemain otomotif asing di tanah air dengan produk kendaraan listriknya pula.

Top