Lakukan Uji Coba, Skutik GESITS Alami Overheat

ITS Lakukan Evaluasi Pada Skutik Gesits – Beberapa waktu lalu diketahui bahwa Sutik GESITS sempat mengalami overheat ketika tegah menjalani uji coba dari Jakarta-Bali yang diselenggarakan pada pekan lalu. Kejadian overheeat ini terjadi sejak meninggalkan wilayah Cikarang yang pada saat itu akan menuju Cirebon. Menariknya, meskipun dikatakan overheat namun skutik garapan ITS dan Garansindo tersebit tidak ngadat di jalan.

Its Lakukan Evaluasi Pada Skutik Gesits

Dikutip dari Okezone, Grangsang Setia Ramadhani selaku Rider Gesits pada waktu itu mengatakan bahwa panas yang berlebihan tersebut diakibatkan kemacetan yang sering dialami dan ditemui ketika melewati rute antara Jakarta-Bekasi. Di kawasan Cakung, Jakarta Timur, meski rombongan sudah mendapat pengawalan, namun para rider hanya melajukan kendaraan antara 10 hingga 20 kilometer per jam. “Sempat terjadi overheat pada salah satu skuter. Ini terjadi saat keluar dari Cakung menuju Cirebon. Tapi masih bisa diatasi. Sebenarnya tanpa pendingin itu tidak ada masalah. Hanya saja tim berjaga-jaga agar perjalanan lancar” ujar seorang rider GESITS, Grangsang Setia Ramadhani di Surabaya.

Namun, selain sempat mengalami overhat, Grangsan sendiri mengaku tak mengalami permasalahan yang cukup serius selama dilakukannya uji coba tersebut yang berlangsung selama 6 hari. Selain itu, diketahui bahwa sudah ada Lima skuter GESITS tiba di Bali tepat waktu yakni pada 12 November 2016.

Baca review lengkap Mas Sena tentang Gesits

Sementara itu, Muhammad Nur Yuniarto selaku Ketua Tim GESITS mengungkapkan bahwa kejadian panas berlebihan yang terjadi pada skutik GESITS akan menjadi bahan evaluasi timnya. Sebab, selama ini GESITS sudah menjalani uji coba di laboratorium berulang kali dan hasilnya bagus. “Secara keseluruhan cukup bagus untuk uji lapangan GESITS dengan rute Jakarta-Bali. Nah, kejadian overheat akan menjadi bahan evaluasi terkait sistem pendingin mesin,” pungkasnya.

Terlepas dari hal tersebut, skutik GESITS buatan anak bangsa ini memang diharapkan akan mampu bersaing degan beberapa skutik listrik garapan produsen asing. Sehingga, ketergantungan akan produk asing bisa ditekan. Bahkan, dengan kehadiran skuit GESITS tersebut maka akan memancing putra bangsa lain untuk melkukan hal yang sama dengan apa yang sudah dilakukan oleh para mahasiswa ITS ini.

Top