Lampu Gagal Nyala, Suzuki Recall Inazuma

Cuma Gara-Gara Konektor Lampu, Suzuki Recall Inazuma – Beberapa tahun belakangan ini nampkanya recall memang menjadi sebuah fenomena yang tak pernah ada habisnya. Walaupun kabar recall tak melulu melanda salah satu merek saja, namun kabar ini nampak mulai cukup mengkhawatirkan pecinta otomotif di seluruh dunia. Pasalnya, indikasi kesalahan pabrikan menjadi penyebab recall menunjukkan adanya kontrol kualitas yang patut dipertanyakan.

Lampu Gagal Nyala Suzuki Recall Inazuma

Setelah beberapa waktu kabar recall mulai sirna dari jagat media, kali ini dilansir dari Kompas (23/11/2016) recall malah menghinggapi Suzuki. Masih dari Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration yang merupakan otoritas keselamatan jalan raya di negeri Paman Sam tersebut menemukan masalah sepele di Suzuki GW250. Motor Suzuki yang lebih dikenal dengan nama Suzuki Inazuma tersebut dilaporkan mengalami rembesan air pada tempat yang tak seharusnya. Menariknya, tempat tersebut hanya sebatas konektor lampu rem.

Lebih detail, rembesan tersebut terjadi pada wiring harness yang merupakan sekumpulan kabel listrik pada Inazuma. Otoritas setempat khawatir bahwa rembesan tersebut dapat mengakibatkna korosi pada soket lampu rem motor garapan Suzuki tersebut. Walaupun masih dalam tahap kekhawatiran, otoritas setempat juga menyatakan bahwa potensi kegagalan fungsi lampu rem dan lampu utama cukup mengkhawatirkan.

Parahnya, temuan ini terjadi pada Suzuki Inazuma keluaran tahun 2013, 2015, dan 2017. Setidaknya, Suzuki dihadapkan untuk segera me-recall setidaknya 1890 unit yang telah beredar di masyarakat. Untuk masalah prosedur recall, nampaknya Suzuki masih tetap berpegang pada prosedur standar mereka. Biasanya Suzuki akan menghubungi konsumen mereka satu persatu untuk melakukan penggantian part. Untuk kasus ini, pelindung anti air akan ditambahkan dan tentunya semua akan dilakukan tanpa biaya.

Menariknya, hingga saat ini belum ada kabar tentang nasib Inazuma yang ada di Indonesia. Walaupun demikian, secara umum recall di Indonesia sangat jarang terjadi. Pabrikan biasanya berdalih bahwa produksi Indonesia berbeda denagn produksi yang terkena recall di tataran dunia. Jika hal tersebut benar, maka Indonesia dapat berbangga diri lantaran produk yang beredar di Indonesia lebih berkualitas daripada negera lain.

Top