Angka Penjualan Toyota Sienta Masih Jauh dari Target

Penjualan Sienta Belum Mencapai Target – Sejak diperkenalkan secara resmi di Tanah Air pada April 2016 lalu dan mulai dipasarkan di bulan Juli 2016, tampaknya penjualan Toyota Sienta masih jauh dari target. Pasalnya, sejak pertama kali dipasarkan sejak Juli 2016 lalu, total keseluruhan unit yang terjual baru mencapai 9.000 unit saja. Dengan kata lain, penjualan Sienta per bulannya baru mencapi 2.000 unit saja.

Penjualan Sienta Belum Mencapai Target

Tentunya, angka tersebut masih jauh dari target yang sudah ditetapkan sebelumnya,¬†“Target awal kami itu sekira 3.500 unit per bulan sebetulnya. Nah, balik lagi kami harus edukasi market untuk kelas MPV. Karena ini kan sliding door. Tampangnya lebih ke arah female. Jadi kalau dilihat chubby,” jelas Fransiscus Soerjopranoto, executive general manager marketing PT Toyota Astra Motor (TAM) di Jakartabeberapa waktu lalu.

Namun, meskipun demikian, Soerjopranoto sendiri mengaku bahwa pencapaian untuk penjualan Sienta sampai saat ini dinilai cukup baik.¬†“So far oke. Makanya kami mengajak komunitas yoga dan bersepeda. Karena itu (Sienta) multi activity vehicle, jadi orang bisa melakukan apa saja dengan kendaraan tersebut karena lega. 2.200 sampai 2.500 (penjualan per bulan) kami rasa sudah sesuai,” tambah Soerjopranoto.

Melihat pencapaian terssebut, diperkirakan bahwa tahun 2017 mendatang target penjualan Sienta akan menagalami perubahan. Target penjualannya akan menyesuaikan dengan hasil raihan dari penjualan Sienta per bulan di tahun 2016 ini. “Tahun depan, target kami akan dinaikkan menjadi 2.500 uni.” pungkasnya.

Dengan mendasarkan atas pernyataan Soerjopranoto tersebut maka prediksi penjualan Sienta di tahun mendatang kemungkinan besar targetnya akan diturunkan. Hal ini disebabkan dari target penjualan di tahun 2016 ini masih belum mencapai target yang tertulis.

Di pasar Tanah Air sendiri, sampai sekarang Toyota Sienta bermain sendiri. Pasalnya, pesaing terdekatnya, yaitu Honda Freed sudah tak dipasarkan kembali sejak September 2016 lalu oleh PT Honda Prospect Motor (HPM). Pemberhentian produksi dan penjualan tersebut dilatar belakangi karena angka penjualan yang kian menurun.

Top