GT86 Masih Tetap Lanjut Meski Supra Muncul

Toyota Belum Akan Hentikan Produksi GT86 – Toyota 86 memang telah menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari pabrikan mobil asal Jepang tersebut. Mobil sport yang menjadi senjata andalan dari pabrikan Toyota ini memang tengah dipersiapkan untuk mengisi jajaran mobil spesial bagi para konsumen yang menggemari produk-produk mobil garapan produsen mobil terkemuka tersebut.

Toyota GT86 dan Subaru BRZ merupakan mobil kembar yang cukup populer di pasar otomotif. Bahkan, kedua mobil tersebut sudah berhasil mencuri perhatian publik sejak kemunculan perdananya pada beberapa tahun silam. Kedua mobil tersebut diketahui menyapa publik untuk pertama kalinya pada tahun 2012 yang lalu.

Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan jika Toyota kini tengah menjalin kerjasama dengan salah satu pabrikan otomotif terkemuka asal Jerman, yang tak lain adalah BMW. Kerjasama tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi yang positif untuk masing-masing pabrikan dalam memproduksi mobil sport. Toyota dengan mobil sport terbarunya, Toyota Supra. Sedangkan, BMW rencananya akan segera menghadirkan mobil sport BMW Z5.

Hasil dari kerjasama dari kedua pihak itu disebut-sebut nantinya akan menciptakan mobil BMW Z5 dan Toyota Supra, yang dipercaya merupakan kandidat kuat yang akan menggantikan posisi Toyota GT86 pada tahun 2017 mendatang.

Meski begitu, Karl Schlicht selaku pimpinan Toyota Eropa memberikan penjelasan bahwa produksi Toyota 86 masih akan tetap dilajutkan sembari pabrikan mempelajari calon-calon potensial yang akan menggantikan mobil tersebut.

Generasi penerus dari Toyota GT86 yang selama ini sudah dinanti-nantikan oleh banyak orang sedang dalam tahap evaluasi sehingga memang belum diketahui mobil apa nantinya yang akan menggantikannya. Bahkan, kepala insinyur Toyota Eropa sendiri akan ikut turun tangan untuk memutuskan masalah yang satu ini.

Nama GT86 masih akan berlanjut sehingga penggemar dari mobil ini masih bisa menjumnpainya di pasaran. Toyota 86 sendiri mempunyai tujuan yang besar sehingga belum akan di stop dalam waktu dekat ini oleh pabrikan pembuatnya. Selain itu, mobil andalan Toyota ini juga mempunyai beberapa fase sehingga Toyota masih memiliki niat untuk melanjutkannya.

Top