Mercy : Mobil Premium Dilarang Minum Premium

Mercy : Mobil Premium Dilarang Minum Premium – Mercedes Benz adalah mobil premium kelas atas. Sebagian besar mobil yang diproduksi ini memiliki segmentasi pasar kelas atas yang didukung dengan tampilan mewah dan teknologi terbaru. Pabrikan yang berasal dari Jerman ini berujar bahwa mereka tidak bisa berkompromi tentang jenis bahan bakar yang digunakan. Karena dari itu mereka menganjurkan untuk menggunakan bahan bakar dengan jenis bahan bakar non subsidi di Indonesia yang kualitasnya jauh dibandingkan dengan bahan bakar non subsidi.

Mobil Premium Dilarang Minum Premium

Setiap mobil Mercedes Benz yang masuk ke indonesia mempunyai spesifikasi kompresi pembakaran yang tinggi sehingga tidak boleh meminum bahan bakar beroktan rendah. Jika masih tetap nekat tentunya ada resiko yang akan timbul nantinya. Resiko tersebut biasanya menyangkut pada sektor mesin bahkan apabila tetap menggunakannya maka bisa jadi garansi yang masih berlaku akan hangus.

Bahkan apabila pengguna mobil Mercedes Benz masuk kedalam daerah yang tidak terdapat SPBU dengan kualitas bahan bakar minimal oktan 92 tetap tidak diperbolehkan menggunakan bahan bakar beroktan rendah dibawah itu. Apabila konsumen tetap nekat akan fatal akibatnya.

Menurut Deputy Director Coorporate Communication & Public Affairs Mercedes Benz Indonesia, Elvera N. Makki di Jakarta mengatakan, “ Kalau untuk Mercedes Benz kualitasnya tidak bisa dikompromikan lagi. Kami tidak ingin mengorbankan kualitas hanya karena ingin menyesuaikan kondisi di Indonesia”.

Ia juga berujar bahwa soal kebijakan Pemerintah Indonesia untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi itu pun ditanggapi dengan positif. “Mercedes Benz itu mempunyai standar EURO 4. Jadi untuk konsumsi BBM tidak berpengaruh” tambahnya.

Sebenarnya untuk mobil kelas menengah keatas yang mempunyai kompresi pembakaran tinggi yaitu diatas 10:1 dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar minyak minimal beroktan 92 atau setara dengan Pertamax yang disediakan oleh Pertamina Indonesia. Untuk perusahaan BBM lainnya masih banyak lagi jenis lainnya. Apabila pengguna otomotif baik itu kendaraan beroda empat atau dua tetap nekat menggunakan BBM beroktan rendah maka akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan nantinya. Baca juga

Top