Toyota Rush Dianak Tirikan?

Rush Masih Stabil dan Harus Lebih Diperhatikan – Pabrikan Toyota memang beberapa kali menjadi sorotan publik berkaitan dengan kelas low SUV atau crossover. Hal ini bahkan tambah parah ketika Honda BR-V hadir dan membuat kehebohan di segmen ini. Namun, sesungguhnya masih ada Rush yang diklaim oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai lawan yang tangguh.

Pendapat tersebut tak lain diungkapkan oleh Henry Tanoto selaku Wakil Presiden Direktur TAM saat dirinya ditanya mengenai penguatan kelas kosong yang akan dilakukan oleh pabrikan Toyota di tahun yang akan datang, tak terkecuali SUV dan crossover. Ia menganggap bahwa hingga saat ini Rush masih stabil dan masih harus lebih diperhatikan lagi.

Rush masih menjadi salah satu mobil yang mengisi jajaran low SUV milik Toyota. Cukup mengherankan jika publik beranggapan bahwa Toyota tak punya produk di segmen tersebut. Penjualan dari Toyota Rush sendiri diketahui masih stabil. Bahkan, untuk tiap bulannya penjualan Rush bisa mencapai sekitar 2000 unit.

Henry juga menegaskan bahwa Rush masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk akan kendaraan di kelas low SUV. Dia mengiyakan jika saat ini kelas crossover memang sedang mengalami pertumbuhan yang cukup menarik namun jika dilihat secara keseluruhan segmen SUV juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan daripada sebelumnya.

Mengacu pada Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), Rush memang masih di bawah Honda BR-V dan HR-V 1.5. Kepemilikan pasarnya cukup lumayan sebab berada di angka 20 persen mengikuti BR-V yang mencapai 33 persen dan HR-V 1.5 yang mendapatkan 31 persen.

Namun, Henry tampaknya tak mau menanggapi ketika disinggung mengenai kemungkinan low SUV/crossover Toyota yang mampu mengalahkan pesaing jika memasarkan crossover yang lebih modern, C-HR.

Meski mobil tersebut cukup mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat ketika dipamerkan di GIIAS, namun sepertinya Toyota masih mempertimbangkan berbagai macam faktor sehingga tak hanya terfokus pada apa yang menjadi kesukaan masyarakat saja. Meski sudah ada pikiran untuk menjualnya, tetapi mengenai waktu pastinya Toyota juga masih belum yakin.

Top