Kenaikan BBM Tak Begitu Pengaruhi Pasaran Mobil

Kenaikan BBM Tak Begitu Pengaruhi Pasaran Mobil – Senin malam (17/11/14) kita semua dikejutkan dengan kenaikan harga BBM bersubsidi. Per Selasa (18/11/14), pengguna premium resmi harus menebus satu liter premium dengan uang Rp.8.500. Harga tersebut berselisih Rp.2000 dari harga lama. Harga solar pun juga naik sebesar Rp. 2000. Mungkin anda adalah satu yang ikut antrean panjang, demi BBM dengan harga lama di menit – menit terakhir. Kenaikan BBM pasti punya dampak ke sektor lain. Yang paling nyata, kita harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli kebutuhan pokok. Siap – siap juga untuk menemukan kenaikan harga barang – barang yang lainnya. Tapi bagaimana dengan harga mobil di pasaran? Mungkin anda yang tadinya sudah berencana membeli mobil, jadi berpikir ulang.

kenaikan bbm tak pengaruhi pasaran-mobil

Ternyata, para pelaku usaha otomotif  berpendapat bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi memang akan berpengaruh terhadap pasar. Namun hal tersebut hanya akan terjadi sementara waktu saja. Walaupun akan berpengaruh pada pasaran mobil, akan tetapi tidak akan membuat penjualan anjlok secara jangka panjang.

Kosei Tamaki, General Manajer Eksekutif MMC divisi Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memprediksi bahwa pasaran mobil nasional akan mengalami gangguan sekitar tiga bulan lamanya.

“Beberapa bulan akan terganggu, prediksi pribadi saya kondisi negatif pasar akan berlangsung dalam tiga bulan, tetapi ke depan secara keseluruhan pasar (mobil nasional) akan tumbuh lagi,” kata Kosei, seperti dikutip Kompas.com.

Senada dengan Kosei, Davy J Tuilan, 4W Sales Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, kenaikan harga bahan bakar hanya akan membuat konsumen menunda pembelian kendaraan. Analisis Davy, dampaknya akan terasa paling lama tiga bulan.

Di tiga bulan tersebut pasar akan cenderung menurun di kisaran 5% sampai dengan 10%. Tetapi persentase penurunan tersebut kemungkinan kecil terjadi, karena bergantung pada kondisi lain.

Jadi, untuk anda yang memang sebenarnya sudah punya rencana untuk membeli mobil, jangan jadi mengurungkan niat. Hanya memang harus lebih bersabar, agar kondosi pasar juga membaik pasca kenaikan harga BBM yang baru saja diberlakukan. Anda yang punya bisnis jasa penjualan mobil, harap bersabar juga setidaknya sampai pasar tenang kembali. Agar anda pun tidak kehilangan pembeli. Tapi rasanya penurunan pasar menjadi wajar, dikarenakan kenaikan harga BBM bersubsidi pasti mau tidak mau ada dampaknya. Baca juga Harga BBM turun mengikuti minyak dunia dan Komunitas vespa kuves touring 1100 km

Top