Suzuki V-Strom 650 Di-Recall, Ada Apa Ya?

Suzuki V-Strom 650 Kena Recall – Beberapa waktu lalu, Suzuki Motor of America bersama dengan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) dikabarkan akan melakukan penarikan (recall) terhadap motor besutan mereka berkode DL650 atau yang disebut dengan V-Strom 650. Dalam perilisan resmi yang diketahui dari sebuah laman atau situs nhtsa.gov, dikatakan bahwa recall yang dilakukan ini berdampak pada 8.613 unit motor yang sebelumnya sudah dirakit dalam rentang waktu antara 30 Agustus 2011 sampai pada 12 Oktober 2015.

Recall untuk V-Strom 650 ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, komponen alternator stator pada motor besutan Suzuki ini diketahui tak memiliki ketahanan panas yang cukup baik di mana akan menimbulkan hubungan arus pendek yang sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Sehingga, pada akhirnya arus pendek tersebut bisa membuat mesin mati atau macet secara tiba-tiba. Maka, wajar jika Suzuki pun berinisiatif untuk memperbaiki kerusakan atau kekurangan yang terjadi pada motor besutannya ini degan melakukan penarikan.

Perlu diketahui bahwa Alternator sendiri sebetulnya berfungsi sebagai pembangkit energi listrik atau generator saat mesin hidup. Listriknya digunakan untuk mensuplai kebutuhan saat motor hidup, termasuk mengisi muatan listrik di aki. Sementara itu, stator adalah salah satu bagian dalam alternator yang berbentuk lilitan, terdiri dari tiga kumparan.

Seperti pada proses recall atau penarikan secara umum, pihak Suzuki sendiri akan segera memberikan konfirmasinya kepada para pengguna atau pemiliki V-Strom 650 yang terkena dampak dan harus diperbaiki. Kabarnya, penarikan akan segera dimulai di akhir Agustus 2016 ini dengan tanpa biaya sama sekali. Dengan kata lain, gratis.

Untuk tambahan informasi saja, Suzuki V-Strom 650 pun juga termasuk jajaran motor besutan pabrik Suzuki yang dijual di pasar otomotif Tanah Air. Naked bike ini hadir dengan spesifikasi mumpuni dan beberapa fitur canggih, seperti dengan disematkannya fitur pengereman ABS dengan harga mulai dari Rp 209,4 jutaan. Akan tetapi, angka penjualan motor ini di Indonesia diketahui masih kurang dari target.

Top