Inilah Alasan Desain Mobil Boxy Sudah Mulai di Tinggalkan Prinsipal Otomotif

Alasan Desain Mobil Boxy di Tinggalkan – Jika melihat model mobil tahun 70an pasti akan heran mengapa bodinya terlihat kotak dan sangat kaku atau biasa disebut dengan “boxy”. Nah seiring berjalannya waktu, desain bodi tersebut perlahan tapi pasti semakin ditinggalkan oleh para pelaku dunia otomotif didunia. Namun, tahukah Anda jika perubahan tren desain mobil dari kotak dan kaku menjadi lebih ramping dan melengkung seperti saat ini ternyata bukan hanya sekedar tren.

Alasan Desain Mobil Boxy Ditinggalkan

Dilansir dari Carscoops, mobil dengan tubuh ramping sebenarnya sudah hadir sejak tahun 1930, itu dapat dilihat pada mobil Chrysler Airflow, dimana desain tersebut bertujuan untuk mengurangi hambatan angina dan membuat bahan bakar menjadi lebih irit.

Namun, sejak era 1950-an sampai 70-an mobil ramping dan curvy mengalami keterpurukan dimana penjualanya sangat buruk dibanding dengan mobil dengan desain tubuh kotak dan besar terutama di Amerika. Ditambah lagi, dengan turunnya harga bahan bakar minyak tentu membuat efisiensi bahan bakar sudah tidak dipertimbangkan lagi dalam membeli kendaraan pada masa itu.

Hal ini menyebabkan mobil yang dibuat oleh para produsen Amerika pada tahun70-an memiliki bentuk kotak. Penjualan yang memang sangat baik juga menjadi pertimbangannya. Sementara itu, pada saat yang sama di belahan benua lain yakni Eropa bahan bakar minyak mengalami kenaikan harga yang sangat mahal, dimana pada tahun 70-an harga bensin di Eropa mencapai 73,1 sen per galonnya sementara di Amerika hanya 31 sen dengan jumlah volume yang sama.

Berdasarkan hal tersebut para insinyur Eropa pun mulai bereksperimen untuk menciptakan mobil dengan prinsip aerodinamis, agar memiliki konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Untuk pertama kalinya pada tahun 60an sampai 70-an merek-merek mobil Eropa menggunakan desain eksterior melengkung mereka adalah Porsche, BMW, Mercedes-Benz dan Audi . Setelah itupun para produsen di Amerika mencoba mengikutinya untuk menarik banyak pembeli.

Namun rupanya harapannya tak sesuai kenyataan, Karena penjualan mobil tersebut tak sesukses yang diharapkan. Akhirnya merekapun menunda untuk produksi mobil dengan desain eksterior melengkung, hingga akhirnya muncul Ford Taurus pada tahun1986 yang sangat populer. Jadi, pada intinya perubahan desain mobil dari “boxy” menjadi ramping dan melengkung bukan hanya sekedar tren melainkan juga terkait dengan urusan fisika dan efisiensi bahan bakar.

Top