Tarif Biaya Pembuatan SIM, STNK, dan BPKB April 2017

Tarif Biaya Pembuatan SIM, STNK, dan BPKB – Bagi para pecinta otomotif yang taat terhadap peraturan pemerintah terkait pajak kendaraan bermotor, tentu saja akan bertanya-tanya berapa sih tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB? Nah, berhubungan dengan peraturan pemerintah terkait pajak kendaraan bermotor ini, sebelumnya perlu untuk diketahui dan dipahami terlebih dahulu bahwa pemerintah memang mewajibkan dan mengharuskan setiap warganya untuk memiliki SIM (Surat Ijin Mengemudi). Tarif biaya pembuatan SIM sebenarnya tidak mahal, Kewajiban memiliki SIM yang ditujukan bagi setiap warga negara Indonesia oleh pemerintah tersebut memang punya alasan kuat. Sebab, sebagai Negara yang berdiri di atas hukum konstitusional, SIM ini digunakan sebagai bukti bahwa mereka layak mengendarai kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Namun, pada kenyatannya tak hanya itu saja. Pemerintah pun diketahui juga menuntut setiap kendaraan harus dilengkapi dengan STNK dan BPKB yang digunakan sebagai bukti kepemilikan yang sah terhadap kendaraan tersebut. Pastinya, setiap warga Negara yang taat pada hukum dan peraturan pemerintah, tentu akan sadar diri untuk menjalankan kebijakan yang telah dibentuk atau dibuat oleh pemerintah tersebut. Nah, dari hal tersebut tentu Anda bertanya-tanya berapa sih tarif biaya pembuatan STNK dan BPKB ini.

Tarif Biaya Pembuatan SIM STNK BPKB

Tarif Biaya Pembuatan SIM, STNK, BPKB

Nah, jika berbicara mengenai tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB, sebenarnya semua biaya itu sudah diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016. Peraturan Pemerintah (PP) ini memang tergolong masih baru dan dibentuk disahkan pada 6 Desember 2016 lalu ini untuk menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010 di mana pada PP ini berisi mengenai Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Berdasarkan info yang sudah menyebar, PP terbaru terkait tarif biaya pembuatan surat-surat tersebut nantinya akan segera diberlakukan pada 6 Januari 2017. Namun, tampaknya tarif biaya pembuatan STNK dan tarif biaya pembuatan BPKB ini akan lebih mahal dari biaya sebelumnya mengingat Pemerintah Indonesia akan menaikkan biaya pengurusan STNK dan BPKB ini sampai 300%. Sementara itu, untuk pembuatan SIM justru telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Namun, menariknya jumlah tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB ini, nantinya di setiap daerah Indonesia akan sama. Semua ini dilakukan untuk menjaga Transparansi dan mencegah terjadinya pungutan liar (pungli). Bahkan pemerintah Indonesia pun juga telah melakukan inovasi dengan menghadirkan pembuatan SIM C online. Sehingga, tindakan pungli dan tembak menembak pembuatan SIM bisa dicegah atau ditekan. Terlepas dari itu, Pemerintah Indonesia yang saat ini di bawah komando Presiden Jokowi Widodo telah melakukan berbagai perubahan birokasi yang nantinya akan memberikan kemudahan kepada setiap warga negara dalam mengurus SIM, STNK, dan BPKB. Meski tarifnya mengalami peningkatan, bahkan peningkatan biayanya mencapai hingga tiga kali lipat namun semuanya akan sebanding dengan uang yang kita keluarkan. Nah, untuk mengetahui secara lebih jelas mengenai tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB ini, yuk kita simak bersama info yang akan Mas Sena bagikan pada beberapa segmen di bawah ini.

Tarif Biaya Pembuatan SIM, STNK, dan BPKB

Biaya Pengujian untuk Penerbitan SIM Baru

Biaya Pembuatan SIM

Terkait tarif biaya pembuatan SIM Baru ini, perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis SIM, antara lain yaitu SIM A, SIM B1, SIM B2, SIM C, SIM C1, SIM C2, SIM D, SIM D1, SIM Internasional. Bagi warga Negara untuk membuat SIM tersebut, wajib melaksanakan pengujian ketika membuat SIM. Nah, untuk tarif biaya pembuatan SIM yang dikenakan pun juga relatif tak terlalu mahal. Pasalnya, untuk jenis SIM A, SIM B1, dan SIM B2 akan dikenai tarif Rp 120 ribu. Sementara itu, untuk jenis SIM C, SIM C1, dan SIM C 2 akan dikenai tarif Rp 100 ribu saja. Lantas, apa sih yang membuat harga atau tarif biaya biaya pengujian untuk penerbitan SIM baru tersebut berbeda?

Biaya Pengujian untuk Penerbitan SIM Baru

Jenis Biaya
SIM A Rp.120.000,-
SIM B1 Rp.120.000,-
SIM B2 Rp.120.000,-
SIM C Rp.100.000,-
SIM C1 Rp.100.000,-
SIM C2 Rp.100.000,-

Nah, terkait perbedaan tarif biaya pembuatan SIM baru tersebut, sebelumnya perlu diketahui bahwa perbedaan harga atau tarif biaya pengujian dan penerbitan SIM ini tampaknya didasarkan atas beberapa kategori yang berbeda. Tepatnya, ada 3 kategori berbeda di mana ketiganya disesuaikan dengan kapasitas mesin motor atau mobil yang diusung. Pertama, SIM C akan digunakan motor bermesin 250cc ke bawah dan SIM C1 untuk motor berkapasitas 250cc-500cc. Sedangkan di sisi lain, untuk SIM C2 digunakan pada motor berkapasitas 500cc ke atas atau sudah masuk dalam kategori sekelas Moge. Pembagian kategori ini tentunya dilakukan untuk menyesuaikan harga jualnya juga. Pasalnya, motor atau mobil dengan kapasits mesin tinggi, umumnya harga jualnya juga cukup tinggi sehingga akan mempengaruhi pada penentuan biaya pengujian dan penerbitan SIM baru.

Biaya Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Tarif Biaya Pembuatan STNK BPKB SIM Terbaru

Di tahun 2017 ini, biaya penerbitan surat izin mengemudi (SIM) tampaknya memang mengalami penurunan yang cukup drastis. Hal tersebut bisa dilihat dari tarif biaya pembuatan SIM baru yang dikenakan di mana untuk SIM A, SIM B1, dan SIM B2 dikenakan tarif Rp 80 ribu saja yang sebelumnya dikenai tarif Rp 120 ribu. Penurunan biaya tersebut terbilang cukup signifikan. Sedangkan untuk SIM C, SIM C1, dan SIM C2 akan dikenai tarif lebih murah, yaitu Rp 75 ribu yang sebelumnya Rp 100 ribu. Nah, untuk tarif biaya pembuatan SIM D pun juga mengalami penurunan yaitu yang sebelumnya dari Rp 50 Ribu menjadi Rp 30 Ribu. Sehingga, dengan penurunan tarif biaya penerbitan SIM tersebut maka kita tak perlu mengeluarkan terlalu banyak uang untuk mendapatkan surat izin mengemudi (SIM).

Biaya Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Jenis Biaya
SIM A Rp. 80.000,-
SIM B1 Rp. 80.000,-
SIM B2 Rp. 80.000,-
SIM C Rp. 75.000,-
SIM C1 Rp. 75.000,-
SIM C2 Rp. 75.000,-
SIM D Rp. 30.000,-

Biaya Penerbitan Surat Keterangan Uji Ketrampilan Pengemudi (SKUKP)

Tarif Pembuatan SIM

Selanjutnya, pada segmen ini Mas Sena akan mengulas terkait biaya penerbitan surat keterangan uji keterampilan pengemudi (SKUKP). Perlu diketahui bahwa SKUKP ini merupakan salah satu bentuk tanda bukti legitimasi kompetensi bagi seseorang lulus uji reaksi, pertimbangan perkiraan, antisipasi, sikap mengemudi dan konsentrasi dengan mengikuti ujian keterampilan mengemudi melalui simulator. Selain itu, penerbitan SKUKP ini harus memenuhi beberapa persyaratan yang sudah ditentukan dalam peraturan pemerintah. Nah, untuk biaya penerbitan surat keterangan uji keterampilan pengemudi (SKUKP) sendiri mencapai Rp 100 ribu.

Biaya Penerbitan Surat Keterangan Uji Ketrampilan Pengemudi (SKUKP)

Rp. 100.000,-

Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Kendaraan Roda Dua

Biaya Pembuatan STNK

Beralih pada pembahasan berikutnya, kini saatnya Mas Sena untuk menjelaskan tarif biaya pembuatan STNK dan BPKB kendaraan roda dua. Untuk tarif biaya pembuatan STNK kendaraan roda dua ini telah naik 100% dari yang sebelumnya Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat justru mengalami kenaikan yang lebih tinggi sebesar 300%, yaitu yang awalnya dari Rp 50 ribu menjadi Rp 200 ribu. Perlu diketahui bahwa meski tarif biaya pembuatan STNK kendaraan roda dua ini naik dari 100% hingga 300%, namun pemerintah Indonesia menjanjikan layanan yang lebih baik pada setiap warganya. Untuk lebih jelasnya, pembuatan STNK baru dan perpanjangan STNK (5 tahunan) keduanya akan dikenai biaya Rp 100 ribu dengan biaya pengesahan per tahunnya sebesar Rp 25 ribu. Sementara itu, untuk tarif biaya penggantian plat nomor per 5 tahunan dikenakan tariff Rp 60 ribu dan STCK Rp 25 ribu. Di sisi lain, untuk tarif biaya pembuatan BPKB baru maupun penggantian BPKB pemilik (balik nama) sama-sama dikenai tariff Rp 225 ribu dengan tariff mutasi sebesar Rp 175 ribu.

Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Kendaraan Roda Dua

Jenis Biaya
STNK Baru Rp.100.000,-
STNK Perpanjangan Rp.100.000,-
Biaya Pengesahan Rp. 25.000,-
Biaya Ganti Plat Nomor 5 Tahunan Rp. 60.000,-
STCK Rp. 25.000,-
BPKB Rp. 225.000,-
Mutasi Rp. 175.000,-

Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Kendaraan Roda Empat

Biaya Pembuatan BPKB

Menginjak pada segmen selanjutnya ini, Mas Sena akan memberikan info terkait biaya pembuatan STNK dan BPKB untuk kendaraan roda empat. Tak berbeda dengan kendaraan roda dua, tarif biaya pembuatan STNK dan BPKB untuk mobil pun juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pasalnya, untuk membuat STNK baru atau STNK perpanjangan 5 tahunan saja harus membayar Rp 200 ribu dengan biaya pengesahan per tahun sebesar Rp 50 ribu. Selain itu, untuk biaya penggantian plat nomor per 5 tahunan sebesar Rp 100 ribu dan untuk STCK dikenai biaya Rp 50 ribu. Sementara itu, untuk tarif biaya pembuatan BPKB baru maupun BPKB ganti pemilik atau balik nama akan dikenai tariff Rp 375 ribu dengan biaya mutasi sebesar Rp 250 ribu. Jika dihitung-hitung, tampaknya bagi Anda yang akan membuat STNK dn BPKB mobil memang harus mempersiapkan dana mengingat biaya yang dikenakan terbilang cukup tinggi.

Biaya Pembuatan STNK dan BPKB Kendaraan Roda Empat

Jenis Biaya
STNK Baru Rp.200.000,-
STNK Perpanjangan Rp.200.000,-
Biaya Pengesahan Rp. 50.000,-
Biaya Ganti Plat Nomor 5 Tahunan Rp. 100.000,-
STCK Rp. 50.000,-
BPKB Rp. 375.000,-
Mutasi Rp. 250.000,-

Setelah kita mengetahui tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB yang telah dijelaskan di atas, tentu kawan Mas Sena yang akan membuat SIM atau STNK dan BPKB untuk mempersiapkan dana yang cukup. Di sisi lain, tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB di atas juga merupakan Peraturan Pemerintah yang baru dan akan mulai diberlakukan pada awal tahun 2017 ini, tepatnya pada 6 Januari. PP ini akan terus berlaku sampai PP Indonesia menerbitkan PP baru terkait dengan tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB di mana untuk PP terbaru ini telah disahkan pada 6 Desember 2016 lalu, tepatnya sebulan sebelum diberlakukannya tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB terbaru.

Tarif Biaya Pembuatan BPKB STNK SIM Di Indonesia

Nah, bagaimana kawan? Sudah paham kan berapa tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB ? Jika sudah mengetahuinya, tentu kawan Mas Sena harus kembali memperhitungkan dana untuk proses pengurusan pembuatan SIM, STNK, dan BPKB. Di sisi lain, sebagai warga Negara yang taat hukum maka meski biaya atau tarifnya mahal, tetap konsisten dan harus mematuhinya. Pasalnya, setiap PP yang dikeluarkan tentu juga ditujukan bagi warga Negara Indonesia secara keseluruhan mengingat pajak atau tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB ini nantinya akan digunakan atau dialokasikan pada pembangunan jalan umum. Itulah tadi Tarif Biaya Pembuatan SIM, STNK, dan BPKB terbaru di tahun 2017 ini berdasarkan kebijakan PP yang segera diberlakukan pada 6 Januari 2017. Semoga ulasan mengenai tarif biaya pembuatan SIM, STNK, dan BPKB yang telah dijelaskan di atas bisa lebih dipahami dan diterapkan dengan benar sebagai warga Negara yang patuh pada peraturan. Semoga saja hal ini tak memberatkan masyarakat Indonesia, sehingga tak ada lagi motor bodong tanpa adanya STNK ataupun BPKB yang lengkap. Mari kita semua mematuhi peraturan baru ini dan menjalankan kewajiban kita sebagai warga Negara Indonesia yang patuh terhadap hukum. Sekian dan terimakasih. baca juga Cara Membuat SIM dan Biaya Pengurusannya dan Tarif Biaya Plat Nomor Cantik.

Top