Rp 95 Milyar Diinvestasikan untuk Produksi Innova Venturer

Toyota Indonesia Berinvestasi Untuk Produksi Venturer – Sudah kita ketahui besama bahwa Toyota Innova Venturer baru saja resi diluncurkan. Varian tertinggi dari Innova itu memang sengaja dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan para konsumen yang ingin merasakan sensasi yang berbeda dan jauh lebih baik dalam mengendarai multi-purpose vehicle (MPV). Selain investasi yang dikeluarkan tidak sedikit, pengembangan Venturer juga membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Terkait hal tersebut Warih Andang Tjahjono selaku Wakil Presiden Direktur TMMIN pun mengatakan bahwa untuk memproduksi Innova Venturer ini, pihaknya mengaku telah menggelotorkan dana investasi sebesar Rp 95 miliar. “Terutama untuk tooling parts. Tooling-nya dilakukan di suatu supplier ditambah lagi ada beberapa equipment.”

Perlu diketahui juga bahwa Toyota Innova Venturer ini diproduksi di pabrik TMMIN yang lokasinya berada di Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat. Kehadiran Venturer secara otomatis menambah jumlah poduksi Innova.

“Sekarang kalau enggak salah rata-rata sekira 4.300 unit Innova per bulan. Venturer itu 400 unit jadi sekira 10% dari total produksi Innova. Plus nanti ada produksi untuk ekspor,” terang Warih.

separator

Bahkan, menurut rencana diketahui bahwa Toyota Indonesia akan segera mengekspor Venturer ini mulai akhir tahun 2017 mendatang. “Tahun ini ke ASEAN totalnya 500 unit,” jelas Warih.

Sebagai tambahan informasi saja bahwa kata nama Venturer sendiri berasal dari kata ‘adventure’. Dari pemberian nma tersebut, Toyota mengklaim dengan adanya Venturer, para konsumen pun akan bisa merasakan sensasi dan pengalaman mengemudi yang berbeda dan tangguh tanpa menghilangkan kenyaman sebuah MPV.

Di sisi lain, perlu diakui bahwa sampai saat ini pun diketahui bahwa Kijang Innova Venturer bisa dibilang tak terbendung di segmen medium MPV. Model MPV di segmen ini diisi oleh Chevrolet Orlando, Isuzu Panther, dan Mitsubishi Delica.

Top