Nissan, Naik di Amerika Anjlok di Negeri Sendiri dan Eropa

Penjualan Nissan Anjlok Di Negeri Sendiri – Produsen mobil terbesar kedua di Jepang, Nissan merilis hasil penjualan globalnya dimana di klaim mendapatkan kenaikan 2,5 persen disepanjang tahun 2016. Total unit yang berhasil di kirim ke konsumen mencapai 5.559.902 unit dengan total produksi 5.556.241 unit diseluruh dunia. Ini merupakan kenaikan berturut-turut selama tujuh tahun terakhir.

“Ini merupakan tahun rekor untuk penjualan dan produksi global,”ujar Daniele Schillaci, Executive Vice President dan Global Head of Marketing and Sales. Schillaci juga menambahkan pertumbuhan ini dikarenakan permintaan yang kuat untuk model seperti Rogue dan Maxima di Amerika, dan Qashqai dan Lannia untuk pasar China. Schillaci melanjutkan pada 2017, Nissan akan terus mencari keuntungan keuntungan dari masuknya produk baru didaerah kunci.

“Di Jepang penjualan Note dan Serena baru akan membantu kami menjaga momentum, yang telah tampak selama beberapa bulan terakhir. Lalu di Eropa respon terhadap mobil kompak baru Micra (March) cukup baik, sementara di Amerika kami akan memperkuat penawaran kami di segmen crossover dengan peluncuran Rogue Sport musim semi ini,” ujar Schillaci.

Penjualan Nissan di markas sendiri di Jepang bahkan turun 9,3 persen year on year (YoY) menjadi 534.392 unit. Anjlok nya penjualan ini disumbang besar oleh nasib buruk segmen kendaraan mini yang turun 29,4 persen, menjadi 148.789 unit. Tetapi di Amerika penjualan tumbuh 5,4 persen dibandingkan 2015 lalu, menjadi 1.564.423 unit dan ini di klaim sebagai rekor baru. Lalu meksiko peningkatan sebesar 15,6 persen menjadi 403.286 unit.

separator

Menyebrang kebenua Eropa penjualanpun harus direlakan menurun 0,7 persen atau menjadi 755.599 unit. Peningkatan tertinggi kedua dialami di China meningkat sebesar 8,4 persen atau memperoleh penjualan 1.354.552 unit. Meski penjualan di negeri sendiri menurun Nissan tetap ada peningkatan di negara-negara lain.

Top