Kepergian Volvo, Indomobil Akhirnya Angkat Bicara

Indomobil Memutuskan Berpisah Dengan Volvo РTerhitung sejak 1 Janurai 2017, Volvo Cars resmi bermitra dengan Garansindo Group, setelah sebelumnya dipegang oleh Indomobil, sejak kemunculan kabar tersebut akhirnya pihak Indomobil bisa dihubungi. Presiden Komisaris PT Ondomobil Sukses International Subronto Laras mengatakan, pihaknya mengakui kepergian Volvo dari pangkuannya. Namun ini sudah melalui hitung-hitungan yang matang.

Pihak Volvo Cars juga sempat melakukan upaya pendorongan bisnis tapi mereka akhirnya juga mengerti permasalahannya. Kami juga beritahu itu dimana memang situasinya enggak gampang saat ini, lanjut Subronto. Kalau ada alasan lain dimana akhirnya Indomobil memutuskan untuk berpisah dengan Volvo, yaitu para diler mengaku menyerah. Mereka sudah tidak sanggup lagi berinvestasi besar untuk kembali mengangkat merek mobil penumpang Volvo.

“Jadi ya sudahlah, Memang kondisinya tidak gampang. Kami juga sebenarnya sudah mencoba berbagai cara, seperti kami mulai impor kecil-kecilan, tapi memang susah,”ujar Subronto, KompasOtomotif, Senin, (6/2/2017).

“Sebenarnya diler juga sudah tidak ada yang mau. Jadi diler yang kami ajak kerja sama juga mengatakan kalau Volvo bakal sulit bersaing. Pasalnya kewajiban diler adalah membangun showroom dan perbengkelan, dan biaya pembangunan itu tidak sedikit,”ujar Subronto.

Pasar terbesar mobil mewah adalah Jakarta, dan pembangunan Showroom mobil mewah paling tidak bakal menghabiskan minimal Rp 200 miliar, lantas mau jualan berapa? Kecuali pemain-pemain lama, begitu ucap pria yang sudah dianggap bapak Otomotif Indonesia ini. Merek Volvo sudah dipegang Grup Indomobil sejak diakuisisi oleh Salim Group pada 1982.

Sejak saat itu sampai sekarang, cerita kehidupannya memang tidak pernah berjalan mulus. Sampai pada akhirnya Indomobil melepaskan Volvo. Sekarang Volvo sudah dirangkul oleh Garansindo Group diharapkan Volvo bisa berkembang dalam rangkulan Garansindo Group.

Top