Kerja Sama Toyota-Suzuki Makin Kuat

Toyota dan Suzuki Tandatangani Nota Kemitraan Usaha – Dua raksasa otomotif Jepang, Toyota Motor dan Suzuki Motor menjalin kerja sama baru yang telah diumumkan secara resmi. Hal ini ditandai dengan telah ditandatanganinya nota kemitraan bisnis oleh kedua belah pihak. Kerja sama tersebut diperkirakan bakal berhubungan dengan pengembangan teknologi TI dan pasokan produk serta komponen.

toyota dan suzuki tandatangani nota kemitraan usaha

Meski kerja sama dalam pengembangan dan pasokan produk telah dijalin, namun Vice Chairman Suzuki, Yasuhito Harayama mengatakan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan kerja sama lebih lanjut yang bakal melibatkan urusan saham dana urusan modal yang lain. Harayama juga tidak menyebutkan secara spesifik tentang kapan waktunya akan memulai kerja sama tersebut.

Ditandatanganinya nota kemitraan usah menjadi tanda awal dari kerja sama yang dijalin oleh kedua perusahaan. Kerja sama ini juga bukan berarti bahwa Toyota akan mengamankan posisi Suzuki secara sepihak, tetapi lebih kepada kemitraan yang akan menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Harayama juga menambahkan bahwa pihaknya akan senang membagikan pengalaman berkiprah di pasar India dan negara berkembang lainnya yang notabene tentu akan berbeda dengan pasar untuk negara-negara yang sudah maju.

Sementara itu, Presiden Toyota, Akio Toyoda mengatakan bahwa kerja sama antara Toyota dan Suzuki ini memungkinkan semua orang di seluruh dunia untuk bisa mencicipi pengalaman kenikmatan dalam mobilitas. Bahkan, Toyoda juga berharap jika perusahaannya bisa belajar banyak dari Suzuki.

Di tempat lain, bos Suzuki, Osamu Suzuki, mengungkapkan bahwa Suzuki akan menunjukan kinerja yang optimal untuk memperkuat kemitraan yang telah dibangun bersama ini. Tujuannya tak lain adalah agar Toyota benar-benar yakin jika keputusannya untuk bekerja sama dengan Suzuki adalah pilihan yang tepat.

Apabila di masa depan Toyota dan Suzuki berniat untuk memperluas kerja samanya hingga menyentuh urusan saham atau modal, maka kedua belah pihak harus berhati-hati agar tidak berseberangan dengan aturan anti-monopoli (anti-trust). Untuk saat ini, hasil penjualan gabungan dari Suzuki dan Daihatsu (unit bisni Toyota) di kelas kei-car atau mobil kecil sudah menyentuh angka 60 persen.

Top