Ertiga Diesel Hybrid Siap Goncang Pasar Otomotif Nasional

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Resmi Dirilis – Untuk melengkapi jajaran produk yang sudah ada, beberapa waktu lalu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi telah menghadirkan produk baru di segmen low MPV yaitu Ertiga Diesel Hybrid.

“Peluncuran new Ertiga Diesel Hybrid ini merupakan upaya kami untuk terus memberikan inovasi kepada masyarakat. Teknologi hybrid yang disematkan pada Suzuki new Ertiga Diesel Hybrid ini merupakan yang pertama di kelasnya,” ungkap Setiawan Surya, deputy managing director 4W PT SIS, di Jakarta pada Selasa (7/2/2017).

Sementara itu, dikutip dari Okezone, Shinichito Sugiyama selaku Managing Director 4W PT SIS berkata “Merupakan terobosan baru di mana kami menawarkan teknologi canggih dan memberikan konsumsi bahan bakar minyak optimal dan kenyamanan berkendara yang maksimal. Ertiga kami luncurkan pada 2012, sampai saat ini Ertiga diterima oleh masyarakat dengan baik. Kami memperoleh pasar market share 12 persen di tahun 2016.”

Selain itu, diketahui bahwa Suzuki Ertiga Diesel Hybrid akan mengandalkan mesin diesel berkode D13A dengan kapasitas 1.300 cc DOHC ditambah dengan teknologi diesel direct injection system (DDiS). Mesin diesel ini mampu mengeluarkan tenaga 89 ps pada 4.000 rpm dan torsi 200 nm pada 1.750 rpm. Mobil ini hadir dengan pilihan transmisi manual. Suzuki masih membawanya secara utuh atau berstatus completely built up (CBU) dari India. Namun tidak menutup kemungkinan ke depannya akan diproduksi di Indonesia.

“Kami juga sedang studi bagaimana bisa membuat produk ini dilokalkan atau di-CKD (completely knock down),” ujar Harold Donnel, head of brand development & marketing research 4W PT SIS.

Di sisi lain , Donny Saputra selaku Marketing Director 4W PT SIS pun juga angka bicara bahwa pihaknya juga akan menampung semua masukan dari para konsumen mengenai mobil ini. “Saat ini kami sedang mengecek respons dari market, bagaimana respons pasar mengenai Ertiga Diesel Hybrid. Jadi kami bisa bilang bahwa ada rencana untuk merakit di Indonesia dalam waktu ke depannya,” ungkap Dony.

Terlepas dari hal tersebut, dengan banyaknya para produsen yang menjadi pemain di segmen low MPV, hanya Suzuki dan Chevrolet saja yang menawarkan produk dalam dua pilihan mesin, yaitu bensin dan diesel. Namun, pada tahun 2016 lalu, General Motors Indonesia justru telah menghentikan produksi Spin di pabrik Bekasi, Jawa Barat. Kemudian disusul beberapa bulan kemudian dengan penghentian penjualan. Kini, hanya Ertiga yang bermain sendiri di segmen low MPV diesel. Hal tersebut membuat Suzuki percaya diri akan mampu berbicara lebih di segmen low MPV.

Top