Dibanderol Rp 3,5 Miliar, BMW i8 Laris Manis di Tanah Air

BMW i8 Jadi Buruan Konsumen Indonesia – Popularitas mobil BMW i8 dari waktu ke waktu sepertinya makin merangkak naik di pasar otomotif Indonesia. Peningkatan yang perlahan namun pasti tersebut bisa dilihat dari sejak mobil ini dirilis secara perdana oleh BMW Group Indonesia dalam gelaran GIIAS 2016 lalu. Sport car yang dibekali dengan teknologi plug in hybrid ini sudah dipesan oleh banyak orang.

Bmw I8 Jadi Buruan Konsumen Indonesia

Popularitas BMW i8 yang terus naik tersebut juga dibenarkan oleh Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O’tania. Jodie mengungkapkan bahwa sejak i8 hadir menyapa publik pada gelaran motor show di tahun 2014 yang lalu, animo masyarakat memang sudah sangat besar.

Dilansir dari Otomotif Kompas, Selasa (07/03/2017) Jodi menjelaskan, “Setelah 2014, kita bawa lagi i8 ke GIIAS 2016 dan kita buka untuk penjualan. Jadi kalau dilihat dari pertama hingga sekarang respons konsumennya sangat baik dan memuaskan. Sebenarnya permintaan sudah sangat tinggi sejak 2014, jadi kita open di 2016 responsnya positif.”

Meski sudah membeberkan sedikit kabar tentang mobil ini, namun Jodie mengaku bahwa pihaknya belum mau berbagi informasi terkait dengan jumlah unit BMW i8. Hal ini dengan mengingat bahwa i8 memang diproduksi secara terbatas sehingga setiap negara memiliki kuotanya masing-masing. Namun, perlu diketahui bahwa BMW Indonesia menjual sendiri i8 adalah dengan tujuan untuk memboyong dan mengenalkan teknologi E-mobility buatan BMW.

BMW Indonesia juga berharap bisa menghadirkan prinsip sustainability lewat BMW i8 sehingga pihaknya mencoba untuk mengenalkannya dan memberikan edukasi di Indonesia. Meski kuotanya hingga saat ini belum diketahui, namun konsumen di Indonesia yang membeli mobil ini tak hanya berasal dari Jakarta saja, tetapi juga dari daerah di luar Jakarta.

Jodie memastikan bahwa BMW Indonesia telah siap untuk memboyong sport car yang dijual dengan harga Rp 3,499 miliar off the road ini agar bisa dinikmati oleh konsumen Indonesia dalam waktu dekat.

Jodie juga memperkirakan bahwa mobil paling tidak bakal dikirim pada bulan April sembari menunggu kesiapan dari konsumen.

 

Top