Teknologi Mesin Bensin Mazda Dan Nissan Menggoda

Mazda Dan Nissan Menggoda Dengan Mesin Bensinnya– Produsen mobil Jepang berlomba-lomba untuk meningkatkan efisiensi dan gas buang dari mesin bensin demi status ramah lingkungan. Cita rasa hijau membantu mobil konvensional mereka bersaing dengan kendaraan listrik atau hibrida lebih menarik di mata konsumen. Mazda Motor akan menambah teknologi variable displacement dan sistem mild hybrid, yang nantinya bakal disematkan di mesin saat akhir fiskal 2017.

Kedua teknologi tersebut dipandang akan meningkatkan efisiensi bahan bakar sekitar 10 persen. Kerja teknologi variable displacement, jika kendaraan melebihi kecepatan tertentu dan beban mesin berkurang seperti saat di jalan raya, dua dari empat silinder berhenti beroprasi lagi saat beban mesin kembali naik. Rencananya teknologi ini bakal diaplikasikan pertama kali pada SUV andalan CX-5. Lalu untuk mesin hibrida ringan, akan menggunakan motor listrik kecil, untuk mendukung mesin bensin mendorong ketika kendaraan bergerak.

Teknologi ini akan diaplikasikan pada berbagai model mobilnya. Kemudian Nissan Motor tampaknya bakal memasang mesin turbo dengan variable kompresi baru, untuk model high-end, Infiniti pada 2018 mendatang. Efisiensi bahan bakar akan naik smpai 27 persen bahkan memiliki performa baik pada putaran atas dan torsi untuk mesin empat silinder.

Jika mesin biasanya memiliki rasio kompresi tetap sekitar 1:10 untuk memampatkan campuran bensin-udara ke silinder. Sementara untuk mesin variable-kompresi Nissan dapat mengubah gerakan piston di pusat mati atas, dan bakal bisa menghasilkan rasio sekitar antara 1:8 dan 1:14. Rasio kompresi yang lebih tinggi tentunya akan meningkatkan efisiensi pembakaran, juga dapat memungkinkan munculnya knocking atau ngelitik. Dimana pembakaran yang terjadi abnormal sehingga akan menyebabkan bodi vibrations.

separator

Canggihnya mesin variable-kompresi baru akan memilih rasio kompresi optimal, sambil menyeimbangkan konsumsi bahan bakar dan output. Toyota berencana akan menghadirkan mesin yang bisa mengangkat ekonomi bahan bakar sekitar 20 persen untuk model-model mesin 2.5L.

Top