Gandeng Tata VW Serbu Pasar Negara Berkembang

VW Jejaki Kerjasama Dengan Tata Akan Serbu Pasar Negara Berkembang – Volkswagen Group, kelompok otomotif Jerman telah menandatangani nota kesepakatan dengan Tata Motors, untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang. Kolaborasi ini bakal menjadi kekuatan baru otomotif untuk kawasan Asia khususnya untuk negara-negara berkembang. Melalui kerjasama ini keduanya bakal mengembangkan dan memproduksi komponen kendaraan bersama dalam waktu dekat.

Selain itu keduanya juga sepakat untuk memproduksi mobil baru untuk pasar India, sekaligus menyasar negara berkembang lainnya. Terkait rincian lengkap mengenai ketentuan perjanjian masih belum jelas. Pihak Volkswagen mengatakan, kerangka kontrak dan pedoman kesepakatan akan didefinisikan dan diperiksa lagi secara menyeluruh dalam beberapa bulan kedepan.

Beberapa informasi kalau salah satu perusahaan di bawah group VW yang bakal memimpin proyek yaitu merek Skoda, sebagai brand entri level. Namun ini belum dikonfirmasikan oleh pihak Volkswagen. Terkait kemitraan strategis dengan tata motors yaitu untuk meletakkan dasar di dalam Group dan merek yang memungkinkan VW bisa menawarkan solusi mobilitas berorientasi pelanggan di negara berkembang.

Menurut Tata kendaraan pertama yang akan dilahirkan dari kerjasama ini, siap meluncur di pasar India pada 2019 mendatang. Pihaknya menjamin kalau semua rencana akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal. Sebelumnya pada awal tahun ini juga PSA Group juga mengumumkan rencana serupa untuk pasar India, dimana mereka menginformasikan kesepakatan sudah dilakukan dengan konglomerasi manufaktur berbasis di Delhi, CK Birla Group, untuk mengembangkan model baru yang akan dijual pada 2020 mendatang. Tidak hanya itu aliansi yang bakal menggepur pasar negara berkembang dari Jepang yaitu Toyota bersama dengan Daihatsu, serta Nissan dengan Mitsubishi.

Tentu saja India masih menjadi pasar yang menarik bagi industri otomotif dengan populasi terbesar kedua di dunia. namun memiliki tingkat kepemilikan kendaraan yang relatif rendah yaitu hanya 32 unit per 1.000 orang di tahun 2015 dibandingkan di Cina yang mencatat 102 unit dan Amerika Utara sebesar 765 unit per 1.000 orang.

 

Top