Pakai Nama EQ, Mercedes-Benz Kena Komplain Pabrikan China

Mercedes-Benz  Kena Komplain Merek China Karena Pakai Nama EQ – Pabrikan asal China, Chery Automobil Co Ltd mengajukan keluhan ke regulator merek dagang China atas penggunaan nama EQ untuk kendaraan ramah lingkungan dari Mercedes-Benz. Sebab pabrikan China tersebut sudah lebih dahulu memakai nama EQ. Jika terganjal unit ini bisa memukul unit bisnis Daimler (induk Mercedes Benz ) pada pasar mobil listrik terbesar di dunia, China.

Seorang juru bicara Chery mengatakan mereka sudah secara resmi mengajukan komplain ke kantor merek dagang milik pemerintah untuk industri dan perdagangan. Harapan nya sendiri untuk menghadang rencana Mercede-Benz menggunakan nama tersebut di pasar China. Chery mengkalim telah menggunakan nama EQ untuk model mobil listrik dua pintu miliknya selama dua tahun.

Sementara Mercedes-Benz memamerkan mobil konsep bertemakan mobil listrik tahun lalu, bermerek EQ, dan mengatakan akan membangun produk perdana nya  di Jerman mulai akhir dekade ini 2020. Bahkan pihak Mercedes-Benz sendiri juga menuturkan bakal memproduksi EQ di China, tetapi belum memberikan informasi detail mengenai tanggal peluncuran nya.

Seorang juru bicara Mercedes-Benz juga mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis mereka telah mengajukan aplikasi merek dagang EQ dengan otoritas terkait, tetapi sampai saat ini tidak ada informasi lebih lanjut dari pihak Mercedes-Benz. Ketika keputusan kedepan bakal berpihak ke pada Chery, tentu saja akan merugikan Mercedes-Benz, untuk berkompetisi di pasar utama untuk kendaraan dengan energi baru.

Pasalnya mobil listrik yang dijual dipasar China paling besar, salah satunya berkat inisiatif pemerintah menargetkan penurunan polusi udara. Jika memang memasuki pasar China itu akan berdampak hak merek dagang. Mercedes Benz EQ dan Merek China EQ sangat mirip, dan sama-sama  merupakan mobil listrik. Salah satu harus mengganti nama merek mobil, ketika keputusan siapa yang akan kalah itu kan merugikan salah satu pihak.

Top