Isu Airbag Ayla Tak Mampu Curi Hati Pembeli

Sudah Dibekali Airbag, Penjualan Ayla Tetap Rendah – Mobil LCGC Daihatsu, Ayla pada bulan Februari ini akhirnya sanggup menaklukan saudara sepupunya dari Toyota, yaitu Astra Toyota Agya. Total penjualannya tercatat sanggup mencapai angka 7.214 unit. Sedangkan Agya tampaknya harus berlapang dada mengakui keunggulan Ayla sebab hasil penjualan yang diperolehnya hanya sebesar 4.100 unit untuk wholesales.

Sudah Dibekali Airbag Penjualan Ayla Tetap[ Rendah

Dari total angka penjualan 7000-an unit yang mampu diraihnya tersebut, Ayla yang paling laku di pasaran ternyata bukan versi termurahnya, yaitu tipe D berkapasitas 1.000 cc  dengan transmisi manual. Meski begitu, varian terlaris Ayla kali ini juga tampaknya juga bukan menjadi milik varian termahal dari mobil LCGC milik Daihatsu itu.

Mobil varian paling mahal dari Ayla sendiri diketahui telah dilengkapi dengan komponen keselamatan airbag. Akan tetapi, jika melihat lebih jelas mengenai sosok yang paling banyak diburu oleh konsumen di pasaran saat ini, sepertinya memang isu airbag yang coba dihadirkan oleh Daihatsu ini tak kuasa mencuri hati para konsumen mobil budget atau LCGC.

Gelar terlaris kali ini justru menjadi milik Daihatsu Ayla X 1.0 MT. Berdasarkan catatan angka penjualan data dari Gaikindo 2017, varian Ayla yang satu ini mampu mencapai jumlah penjualan lebih dari setengah total. Total hasil penjualan mobil Ayla varian ini diketahui menyentuh angka 4.125 unit.

Kira-kira apa alasan para konsumen yang justru lebih menyukai mobil Ayla varian tengah ini? Belum ada penjelasan lebih rinci yang dipaparkan oleh pihak Daihatsu terkait dengan hal tersebut. Namun, menurut data terkini, hasil penjualan mobil bekas untuk 45.000 listing kendaraan setiap bulannya, Daihatsu ini menjadi model yang paling laris di pasaran.

Penyusutan harga mobil bekas (mobkas) itu berkisar dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta dalam kurun waktu satu tahun ini. Ini berarti bahwa presentase penyusutan harga dari mobil tersebut hanya berada pada kisaran 1 persen dalam waktu setahun terakhir. Dengan demikian, harga jual kembali yang aman disinyalir menjadi salah satu pertimbangan yang kini tengah dipikirkan oleh pihak Daihatsu.

Top