Akhir Tahun, Konsumen Malas Beli Motor!

Akhir Tahun, Konsumen Malas Beli Motor – Penjualan sepeda motor memang tidak selamanya mengalami peningkatan, ada kalanya mengalami penurunan penjualan. Pasang surut penjualan motor sebenar wajar terjadi yang diakibatkan oleh berbagai macam faktor. Salah satunya yakni faktor ekonomi yang sedang terjadi pada penjualan motor di tanah air pada akhir tahun ini. Tercatat pada penjualan sepeda motor secara nasional yang terjadi pada bulan November 2014 lalu melorot hampir menyentuh angka 14% dibandingkan penjualan sepeda motor bulan Oktober 2014 lalu. Penurunan ini memang diakibatkan oleh faktor psikologis konsumen serta terjadinya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak yang cukup drastis.

Penjualan motor menurun

Tercatat penjualan sepeda motor sepajang bulan November 2014 ini hinggap di angka 528.331 unit. Sementara itu pada bulan sebelumnya penjualan sepeda motor yang terjadi mencapai 675.652 unit. Artinya penjualan pada bulan November ini melorot 13.8 % atau hampir 14 %, sangat signifikan ya bro dan sis sekalian?

Sesuai dengan pernyataan Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Seluruh Indonesia bahwa faktor psikologis itu adalah konsumen yang enggan membeli motor pada akhir tahun atau menjelang tahun baru. Dengan alasan yang tanggung karena tahun akan segera berakhir dan berganti dengan tahun baru. Pada umumnya masyarakat Indonesia beranggapan bahwa makin tua umur kendaraan maka makin rendah pula nilai jualnya. Meski perbedaan usia kendaraan terpaut satu hingga dua bulan tentunya akan sangat berefek pada penjualan nantinya. Padahal yang terpenting dalam sebuah penjualan sebuah kendaraan motor adalah kondisi keseluruhan kendaraan. Namun begitulah fakta psikologis masyarakat Indonesia mengenai jual-beli kendaraan yang terjadi.

Trend penjualan pun semakin menurun setelah pemerintah juga melakukan penetapan kenaikan harga BBM bersubsidi yang terjadi pada pertengahan November lalu. Meski baru beberapa saat lalu, dampak dari kebijakan tersebut sudah sangat terasa oleh para agen pemegang merek di Indonesia. Nah itulah informasi mengenai penurunan penjualan sepeda motor yang Mas Sena dapat sampaikan. Seharusnya yang terpenting kita tetap bijak dalam menggunakan motor serta bahan bahan bakar minyak bukan bro dan sis? Agar pengeluaran tetap terjaga dalam kondisi yang stabil. Baca juga Kerak Menumpuk Penyebab Boros! dan Mio Blue Core ‘Copot’ Teknologi YMJET-FI.

Top