Renault Manfaatkan Nama Besar Mitsubishi di ASEAN

Mitsubishi Akan Bantu Renault di Pasar Asia Tenggara – Selain menjalin kerjasama dengan Nissan, Mitsubishi juga menyatakan diri terbuka, jika harus melakukan rebadging dan menjual model dari mitra aliansi Renault di Asia Tenggara. Ini merupakan satu cara Mitsubishi, sebagai anggota baru dari aliansi Renault-Nissan menciptakan sinergi dengan mitra-mitra nya. Renault hampir tidak ada di Asia Tenggara, jika masuk akal lagi Mitsubishi untuk membantu Renault di Asia Tenggara, ini akan menjadi diskusi yang menarik.

Khusus di pasar Indonesia ini bisa menjadi salah satu tantangan terbuka bagi aliansi Toyota Daihatsu, yang selama ini merajai pasar otomotif Tanah Air. Menarik untuk menunggu gebrakan aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault untuk pasar ASEAN, salah satunya Indonesia sebagai pasar yang terbesar.

Jika dibandingkan dengan Nissan eksistensi Mitsubishi juga lebih dominan di sebagian Asia Tenggara. Mann juga menuturkan, kekuatan perusahaan ditempat-tempat seperti Thailand, dimana Mitsubishi memiliki tiga pabrik, yang telah menghasilkan lebih dari tiga juta kendaraan, bisa digunakan untuk membantu meningkatkan pangsa pasar Nissan dan keuangan Nissan.

Kedua perusahaan Nissan dan Mitsubishi sedang mempelajari terkait kolaborasi truk pikap di Asia Tenggara. Mitsubishi yang memproduksi Triton di Thailand bisa memasok Nissan untuk pikap Navara generasi selanjutnya. Dari Aliansi ini, kedua perusahaan tersebut berharap kesepakatan tersebut akan menghasilkan penghematan gabungan sebesar 49 miliar yen atau sekitar Rp 5,8 triliun pada tahun fiskal 2017 yang akan berakhir pada Maret 2017.

Mitsubishi yang kini masuk dalam aliansi Renault-Nissan nampaknya membawa dampak positif bagi tiga perusahaan. Buktinya Renault memanfaatkan kekuatan merek tiga berlian untuk menjual produk ke pasar Asia Tenggara. Keputusan ini bukan tanpa alasan, Chief Operating Officer Mitsubishi Trevor Mann mengakui merek renault kurang begitu eksis di Asia Tenggara.

Sementara ini pengalaman Mitsubishi di pasar Asia Tenggara diharapkan mampu mendongkrak merek Nissan. Dengan menunjukan orang Mitsubishi yakni Eiichi Koito untuk menggantikan Antonio Zara sebagai President Directur PT Nissan Motor Indonesia.

Top