Toyota Limo Segera Pensiun, Benarkah?

Toyota Limo Tak Terjual Sama Sekali – Saat ini tren taksi konvensional yang hadir dengan model sedan sepertinya sedang mengalami penurunan. Hal ini bisa dilihat dari nasib mobil Toyota Vios Limo. Mobil yang sempat menjadi pemimpin pasar pada kuartal pertama di tahun 2017 ini, sekarang tampak terpuruk karena tidak terjual sama sekali alias hasil penjualannya nol.

Toyota Limo Tak Terjual Sama Sekali

Padahal pada periode yang sama di tahun lalu, data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat jika pasokan Limo menembus angka 452 unit. Executive GM Marketing Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa kondisi Limo yang tengah terbalik saat ini adalah karena masih terjadinya penyesuaian.

Kondisi ini karena TAM sedang mengalami penyesuaian dengan taksi konvensional. Saat ini banyak pengemudi taksi konvensional yang ingin pindah ke taksi online, ingin memiliki usaha sendiri, dan beberapa alasan lainnya. Hal ini tentu membuat taksi konvensional harus lebih keras dalam mempertahankan diri. Sedangkan taksi online lebih banyak berada pada segmen low MPV seperti Avanza tipe E.

Soerja sendiri menegaskan jika hal ini bukan berarti bahwa tahun ini Vios Limo tidak akan dijual lagi dan punah dari pasaran. Pihak TAM saat ini diketahui sedang melakukan negoisasi dengan para pengusaha taksi konvensional terkait dengan pembelian unit, terutama menyangkut masalah peremajaan mobil.

Meski begitu, jumlahnya juga dipastikan tak sebanyak tahun lalu sebab pasar memang sekarang pergerakannya lebih cenderung ke segmen LMPV.

Di samping Vios Limo yang tak terjual sama sekali, Soerjo juga menjelaskan bahwa dampak dari penyesuaian tersebut adalah model Transmover yang kemungkinan akan mengalami kenaikan. Di kuartal pertama 2017, Toyota paling tidak sudah memasok sebanyak 500-an unit untuk Gamya, Express, serta perusahaan taksi yang  lain.

Hal ini menunjukkan Transmover terus merangkak naik, namun untuk perkembangan terbarunya masih belum diketahui. Yang jelas hingga sekarang total ada sekitar 500 unit yang dipasok. Unit yang dibeli oleh perusahaan taksi  ini ada yang untuk diremajakan dan ada pula yang diberi ijin baru.

Top