Yamaha R3 Bikinan Lokal Tak Akan Dijual Lagi di India, Kenapa?

Yamaha R3 Buatan Indonesia Kini Tak Dijual Lagi – Belum lama ini terdengar kabar bahwa Yamaha India secara resmi telah menghentikan motor sport R3 buatan Yamaha Indonesia. Pemberhentian ini pun disebabkan karena sepeda motor bergaya sport ini dinilai sudah tidak lagi kompatibel dengan standar emisi Bharat Stage (BS4, setara dengan Euro4). Lantas, bagaimna nasib Yamaha R3 buatan Indonesia?

Apabila melansir dari kabar yang dikutip Rushlane.com pada Selasa (11/4/2017), Yamaha R3 memang dirasa sudah tidak lagi kompatibel dengan standar emisi BS4. Bukan tanpa alasan mengingat motor sport garapan pabrik berlogo garpu tala ini hanya bisa sampai BS3. Sementara itu, pemerintah India saat ini sudah resmi melarang penjualan kendaraan BS3 pada 1 April 2017 lalu.

Sebenarnya, jika ditelisik kembali diketahui bahwa standar emisi BS3 sendiri telah dimulai sejak 1 April 2010 silam. Nah, pada standar emisi BS3, sepeda motor tidak boleh mengeluarkan emisi CO lebih dari 1,25 gr/km. Sedangkan di sisi lain, Negeri Mahabarata tersebut justru akan semakin maju dengan rencana penerapan standar emisi BS6 atau setara dengan Euro 6 pada 2020 nanti.

Namun, di satu sisi, Yamaha Indonesia pun juga tak putus asa atas hal tersebut mengingat pemberhetnian ekspor R3 ke India merupakan hak dari India sendiri. Nah, agar tetap dapat berjualan maka Yamaha pun dikabarkan akan meningkatkan beberapa aspek R3 agar kompatibel dengan standar emisi baru. Namun sayangnya tidak disebutkan kapan pabrik otomotif asal Jepang ini akan melakukan pengembangan Euro 4 pada motor besutannya.

Akan tetapi jika melihat lebih jauh lagi, faktanya bahwa angka penjualan R3 sendiri sebetulnya tidak terlalu menjanjikan. Apalagi pada beberapa bulan terakhir ini di mana motor sport buatan pabrik asal Negeri Matahari ini tidak terjual sama sekali. Padahal saat diluncurkan pada Agustus 2015 lalu, target penjualannya mencapai 300 unit per bulan dan sempat juga meraih motor sport terbaik. Kini, bagaimana nasibmu R3?

Top