Kantongi Rp 12,8 T Astra Otoparts Mulai Tersenyum

Astra Otoparts Kantongi Rp 12,8 Triliun pada 2016 – PT Astra Otoparts, anak perusahaan grup Astra di bidang suku cadang kendaraan bermotor, membukukan kenaikan performa bisnis di 2016. Pendapatan bersih tahun lalu naik 9,2 persen menjadi 12,8 triliun , dari perolehan pada 2015 hanya Rp 11,7 triliun. Hasil ini di umumkan perusahaan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Kineja positif ini lantaran peningkatan di segmen pasar original equipment manufacture (OEM) dari usaha manufaktur yang tumbuh 7,6 persen.

Kenaikan tersebut juga dibantu dari pemerintah kendaraan bermotor roda empat yang tak lepas dari suksesnya peluncuran beberapa model baru, ditengah melemahnya permintaan sepeda motor. Dari data distribusi Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) penurunan mencapai 8,47 persen di 2016. Lebih dari itu, hasil manis juga diterima pada penjualan suku cadang pengganti segmen usaha perdagangan sebesar 11,2 persen. Dimana ini didukung dari penambahan jangkauan distribusi secara ritel moden Shop&Drive juga cukup memberikan sumbangsih bagi pendapatan.

Laporan dari laba bruto (gross profit) pada 2016 lalu sebesar Rp 1,9 triliun atau naik 7,1 persen, dibandingkan dengan tahun 2015 yang hanya mendapat Rp 1,7 triliun. Melihat pencapaian tersebut Astra Otoparts disebut berhasil dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi di semua lini produksi atau operasional dan sejalan dengan peningkatan pendapatan bersin, baik dari segmen manufaktur maupun perdagangan.

Tak hanya itu saja, sejalan dengan pertumbuhan penjualan, kenaikan upah dan beberapa faktor lain, beban usaha operating expenses di 2016 mengalami kenaikan 3,7 persen atau menjadi Rp 1,4 triliun dari Rp 1,3 triliun di 2015. Dari semua elemen dan kondisi yang ada, Astra Otoparts mampu mencapai laba bersih 418,2 miliar atau naik sebesar 31,3 persen menjadi Rp 99,6 miliar dibandingkan dengan tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 318,6 miliar.

Top