Grup Astra Tak Takut dengan Ancaman MPV China

Wuling Hongguang Serbu Pasar Indonesia Tahun Depan – Tak lama lagi, MPV China yang mengusung merek Wuling siap terjun ke pasar Indonesia. Ekspansi yang mereka lakukan tampaknya bukan ditujukan untuk hit and run, terutama jika dilihat dari investasi jutaan dolar AS yang diinvestasikan untuk membangun pabrik dan jaringan. Lalu, penguasa pasar otomotif roda empat di Tanah Air menanggapi hal ini?

Wuling Hongguang Serbu Pasar Indonesia Tahun Depan

Ketika disinggung soal potensi ancaman ini, Presiden Direktur Astra Internasional Tbk (AI), Prijono Sugiharto, memberikan pernyataan yang terkesan optimis, bahwa merek-merek Jepang di bawah naungan perusahaan akan tetap kuat dan juga tak mudah goyah dengan berbagai macam alasan, termasuk hadirnya produk baru dari China.

Prijono berpendapat bahwa merek-merek di Indonesia, khususnya Jepang, sudah eksis di pasaran lebih dari 40 tahun, apalagi merek-merek yang masuk ke dalam bendera Grup Astra, dianggapnya telah memiliki patokan yang kuat di pasaran. Yang dimaksud oleh Prijono tersebut tak hanya berkaitan dengan outlet penjualan, namun yang lebih penting juga soal aftersales.

Sebagai contohnya, Toyota memiliki lebih dari 200 outlet, seperti juga Daihatsu. Sementara itu ketika membeli kendaraan tak hanya melihat modelnya saja, tapi juga layanan purna jual yang ditawarkannya. Apabila merek yang diusungnya mampu mengatasi masalah layanan purnajual, maka harga jualnya pun akan berubah menjadi lebih baik.

Hal lain yang juga menjadi perhatian Prijono adalah bahwa sisi purna jual juga akan menjadi pertimbangan perusahaan pembiayaan untuk bisa mengeluarkan dana secara kredit. Leasing akan mempertimbangkan lagi harga jual sebuah mobil setelah 3 hingga 4 tahun mendatang.

Atau jika ingin melakukan penarikan akibat kredit macet, jika belum tentu jaminannya, maka akan cukup sulit bagi leasing dalam melakukan pembiayaan.

Terkait dengan alasan purna jual jugalah yang tampaknya membuat perusahaan pembiayaan mampu mengucurkan dan untuk merek-merek yang berada di bawah payung grup Astra, baik untuk leasing dari grup maupun non-Astra.

Dengan pertimbangan tersebut, konsumen jadi memiliki pilihan dan kemungkinan besar pilihan tersebut akan jatuh pada merek-merek yang ditawarkan grup Astra.

Top