Peta Berakurasi Tinggi Kini Lenkapi Otonomos Bosch

Teknologi Otonomos Bosch Didukung Peta Berakurasi Tinggi – Pemasok komponen asal Jerman, Bosch mencoba melangkah untuk realisasi teknologi otonomos di China. Dan menjanjikan bakal suport dengan memberikan peta berakurasi tinggi, dengan informasi yang diperbarui per menit nya. Bosch tidak hanya sendiri namun ia menggandeng grup internet lokal asal Tiongkok Baidu serta penyedia peta AutoNavi dan Navlnfo untuk menggarap sebuah solusi yang membuat mereka bisa memakai kumpulan informasi dari sensor video dan radar Bosch di mobil, untuk menghasilkan dan memperbarui peta.

“Pengemudian otomatis tidak dapat terwujud tanpa adanya beta berakurasi tinggi,” ujar Rolf Bulander, anggota dewan management Robert Bosch sekaligus ketua sektor bisnis Mobility Solution di Shanghai, dalam siaran resminya. nantinya kendaraan secara otomatis akan menggunakan data yang dikumpulkan oleh sensor Bosch untuk menentukan lokasi mereka, dimana ini akan di klaim sangat penting untuk teknologi otonomos.

Data ini akan sangat kompatibel dengan ketiga data yang dihasilkan para mitra. Sistem ini juga rencananya akan tersedia sebelum akhir 2017. Tak hanya konsep yang di angan-angan semata, Bosch juga sudah menyiapkan kendaraan uji coba Jeep Cherokee untuk pengemudian otomatis ( otonomos/self-driving) dijalan bebas hambatan China.

Kendaraan uji coba ini telah dilengkapi dengan lima radar mid-section dan sebuah kamera multi-guna untuk mengenalkan lingkungan, serta sistem kontrol pengereman ESP dan power steering elektronik. “Saat ini pengemudi otomatis telah menjadi topik global untuk Bosch. Bersama China, kami sedang memulai uji coba lokasi keempat setelah Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang,” Ujar Bulander.

Sebagai pasar otomatis terbesar dunia dan dengan kurang lebih 28 juta kendaraan diproduksi setiap tahunnya, China menjadi pasar penting untuk teknologi otonomos dimana masyarakat sudah sangat terbuka terhadap topik ini. Dalam sebuah studi juga dilakukan sebanyak 74 persen orang Tiongkok yang diwawancarai mengatakan mereka mendukung untuk diperkenalkan sesegera mungking teknologi otonomos di negerinya. Untuk perbandingan Jerman hanya 33 persen dan Amerika 31 persen yang mendukung teknologi otonomos tersebut.

Top