Konsumen Suzuki Ignis Lebih Tertarik Membeli Audio Aftermarket

Suzuki Peringatkan Konsumen Membeli Audio Aftermarket Ignis – Suzuki Ignis resmi dipasarkan sejak 17 April 2017 lalu. Meski berstatus completely built up (CBU) dari India, namun sayangnya Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak menempatkan head unit layar sentuh menjadi fitur utama melainkan sebagai perlengkapan yang dijual terpisah. Bila konsumen yang tertarik dengan head unit berdimensi tujuh inci tersebut, maka harus rela merogoh kocek lebih pasalnya unit ini dijual secara terpisah.

Harga yang dipasarkan Suzuki mulai dari Rp 6,7 juta untuk tipe GX dan Rp 6,9 juta untuk tipe GL. Lantas mengapa ada perbedaan harga? mengingat secara unit layarnya sama antara model GL dan GX. Untuk menjawab hal ini 4W Marketing Director SIS Dony Saputra, mengatakan ada perbedaan secara fitur pada keduanya.

“Harga untuk unit head tersebut sudah termasuk dengan pemasangan. Kenapa tipe GL lebih mahal jika dibandingkan dengan tipe GX. Karena kita berikan tambahan microphone serta rooting kabelnya,” ucap Dony, KompasOtomotif, Rabu (26/4/2017). Menurut Dony aksesoris head unit tambahan tersebut sudah bisa didapatkan di jaringan diler Suzuki di seluruh Indonesia. Konsumen yang tertarik bisa langsung datang dan membeli lalu langsung mengaplikasikan nya.

Harga yang di tawarkan tersebut memang mahal untuk sebuah head unit layar sentuh. Namun meski mahal unit tersebut sudah dilengkapi dengan beragam fitur namun dengan kisaran harga yang tinggi akan membuat konsumen geser ke produk audio aftermarket. Saat ditanya bagaimana jika konsumen ingin membeli head unit aftermarket, Dony memberikan komentar bahwa hal tersebut bisa dan boleh saja dilakukan namun ada konsekuensinya.

“Bisa saja pasang unit audio aftermarket tapi hal itu akan kami sarankan. Kenapa? karena bila ada kerusakan kendaraan karena pemasangan head unit aftermarket besar kemungkinan bisa mengganggu asuransi kendaraan. Harus diingat, instalasi audio juga berkaitan dengan sistem wairing, kalau tidak dikerjakan dengan tenaga ahli bisa fatal akibatnya garansi kendaraan juga sia-sia,”ujar Dony.

Top