Apa Alasan Mitsubishi Invest Lebih di Thailand Daripada Indonesia

Mengapa Mitsubishi Invest Lebih di Thailand Daripada Indonesia – Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dari sisi volume, lalu diikuti oleh Thailand. Namun sudah menjadi rahasia umum jika banyak merek-merek global lebih memilih Thailand untuk berinvestasi lebih besar dibandingkan dengan Indonesia. salah satu merek yang juga melakukan investasi lebih besar di Thailand di banding Indonesia adalah Mitsubishi.

Mitsubishi merek lambang tiga berlian ini sudah mulai menunjukan keseriusan nya di Indonesia, dengan investasi pabrik baru di Cikarang yang menghabiskan sekitar 65 miliar yen atau sekitar Rp 7,7 triliun. “Manufaktur di Jepang pergi ke Thailand karena pemerintahannya mendukung. Namun sekarang pemerintah Indonesia juga telah mendukung industri otomotif,” ujar Osamu Masuko President and Chief Executive Office Mitsubishi Motors Corporation (MMC).

Masuko mengatakan kalau Mitsubishi juga sudah memperhitungkan Indonesia untuk menambah investasi di Indonesia, salah satunya terkait dengan pembangunan fasilitas pusat pengembangan dan penelitian (Research and Development Centre).

“Potensinya padahal lebih besar jika dikembangkan di Indonesia. kami memutuskan membangun pabrik perakitan. Kami juga mengembangkan fasilitas R&D di Thailand, tetapi sekarang ini kami juga sedang mempelajari untuk membangunnya di Indonesia. Kami sudah memiliki riset tentang itu,” ujar Masuko.

Saat ini permintaan kendaraan bermotor roda empat di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sangat pesat. Terlebih saat ini rasio kepemilikan mobil saat ini 78 unit per 1000 orang. atau tertinggal jauh dari China dan kurang dari setengahnya Thailand. Untuk penjualan Indonesia lebih tinggi dengan presentase 36 persen dibandingkan dengan Thailand yang hanya 25 persen. begitu juga dengan penjualan dan produksi sepeda motor, Indonesia yang terkuat dengan total produksi mencapai 76 persen dan penjualan mencapai 69 persen. Indonesia memiliki peluang pasar yang cukup besar, dengan jumlah penduduk kelas menengah yang tingkat pendapatannya untuk dibelanjakan.

Top