Suzuki Masih Jadi Sahabat Bagi Pecinta Celerio

Suzuki Masih Terima Pesanan Celerio – Dengan dirilisnya Ignis secara resmi di pasaran, ternyata model ini tak hanya menjadi mainan baru bagi Suzuki Indomobil Sales (SIS), akan tetapi juga diklaim sebagai model pengganti untuk Celerio. Walaupun saat ini penjualan untuk Celerio sudah dihentikan, namun SIS menegaskan bahwa mobil ini masih bisa dipesan.

Suzuki Masih Terima Pesanan Celerio

4W Marketing Research Data Analyst and ATL Manager SIS, Rifkie Setiawan mengatakan bahwa Celerio masih bisa dipesan jika memang masih ada konsumen yang menginginkan model ini. Hal ini tentu menjadi angin segar tersendiri bagi para pecinta Celerio sebab mereka tak akan benar-benar kehilangan mobil ini meskipun penjualannya di pasar telah distop.

Rifkie juga menambahkan jika masih ada yang ingin memiliki model ini, maka pihak SIS akan menyediakan unitnya, namun dengan konsep made by order sehingga konsumen tidak langsung bisa membelinya seperti mobil-mobil lain. Akan tetapi, konsumen harus melakukan pemesanan terlebih dahulu untuk bisa mendapatkannya.

Kabar masih tersedianya Celerio ini pun dibenarkan oleh 4W Marketing Head of Product Development and Accessories SIS, Harold Donnel. Harold sendiri mengatakan jika Suzuki Indonesia memang sudah tidak lagi memasarkan Celerio secara resmi yang sebelumnya model ini sempat menjadi pengganti untuk Splash, namun Suzuki masih tetap membuka kesempatan bagi para konsumen yang tertarik untuk memiliki model ini.

Celerio memang bukan model yang termasuk ready stok karena pihak SIS sudah tidak memasarkannya lagi. Meski begitu bukan berarti Suzuki menghentikan produksi Celerio, namun SIS tidak lagi memboyong Celerio untuk dipasarkan di Indonesia. Sehingga jika masih ada konsumen yang menginginkan model ini, maka pembelian bisa dilakukan dengan sistem made by order.

Kiprah Celerio di pasar otomotif Tanah Air memang tak bisa dibilang mulus sebab sejak dirilis perdana jumlahnya memang tidak terlalu banyak. Bahkan, sebagian orang pun beranggapan jika dengan banderol harga Rp 155 juta hingga Rp 167 juta, mobil ini terlalu mahal untuk sebuah city car dengan mesin tiga silinder yang kapasitasnya hanya sebesar 998 cc.

Top