Toyota Beri Sinyal ke Pemerintah Siap Pasok Hybrid

Toyota Berikan sinyal ke Pemerintah Untuk Pasok Hybrid – Toyota kembali ikut kepameran Indonesia international Motor Show (IIMS) 2017, Toyota pajang hampir seluruh amunisi di booth-nya seluas 1.876 meter persegi di Hall D, JIExpo, Kemayoran , Jakarta Barat. Dibandingkan dengan pameran-pameran sebelumnya, kali ini ada yang beda dari Toyota , bukan hanya soal booth tapi dari segi display produk. seolah beriringan dengan gaung mobil ramah lingkungan yang sedang diupayakan pemerintah.

Toyota berikan panggung khusus untuk produk hybrid-nya di IIMS 2017. Walaupun hanya dua produk, Camry dan Alphard Hybrid, setidaknya ini menjadi sinyal positif bagi toyota yang sudah menyediakan pilihan bagi masyarakat. Dimana memang saat ini penjualan masih terbilang sangat kecil salah satu faktornya adalah harga yang cukup mahal.

Jika berkaca dari negara tetangga, seperti Thailand dan Malaysia yang memberlakukan insentif hingga nol persen untuk mobil hybrid, di Indonesia pun mungkin akan banyak peminatnya, selain lebih ramah lingkungan mobil ini juga efisien. Mobil hybrid adalah bukan mobil mewah namun mobil ramah lingkungan, namun sayang pemerintah memandang dari kacamata berbeda yang menganggap mobil hybrid adalah barang mewah sehingga tak perlu diberi insentif.

Yoshihiro Nakata, Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan kalau merek nya sudah memperkenalkan teknologi hybrid melalui Prius pada 2009. Sejak saat itu Toyota mengukuhkan posisinya sebagai pelopor dalam teknologi hybrid. Mendukung pemerintah dalam perbaikan dan menyediakan kendaraan ramah lingkungan, pada moment ini, kami sediakan Hybrid corner, yang harapannya dapat mengedukasi pelanggan dan memberikan pengetahuan yang lebih komprehensif tentang Toyota Hybrid system.

Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor manufacturing Indonesia (TMMIN) juga menyatakan kesiapannya akan mobil ramah lingkungan. Namun pihaknya hanya tinggal menunggu pemerintah membukakan jalan, agar mobil hybrid berkembang didalam negeri terutama di sisi penjualan. Teknologi kami sudah siap namun hanya tinggal menunggu insentif atau beberapa kebijakan pemerintah yang bisa mendorong perkembangan mobil ramah lingkungan tersebut.

Top