Audi Siap Datangkan Mobil Hybrid ke Indonesia

Tunggu Kebijakan Pemerintah, Audi Siap Bawa Mobil Hybrid – Dalam persaingan pasar otomotif secara global, salah satu pabrik mobil premium yang bernama Audi memang dikenal memiliki beragam model kendaraan hybrid. Beberapa di antaranya seperti Audi A6, A8, dan Q7 e-tron. Walaupun demikian adanya namun sampai saat ini pun PT Garuda Mataram Motor (GMM) selaku agen pemegang merek (APM) mobil Audi di Indonesia belum ada niatan untuk membawa satu di antara beberapa mobil hybrid Audi ke Tanah Air. Tetapi, Audi tetap akan menunggu kebijakan pemerintah dan mempelajari pasar di Indonesia agar bisa membawa mobil hybrid buatannya ke Indonesia.

“Di luar memang ada, kami belum masukkan ke sini. Kenapa, masih ada bahan evaluasi, pasar belum siap dan harga dianggap terlalu kemahalan. Produk ada tapi harga bagaimana dan segala macam. Apakah ini dapat memberikan volume yang cukup, inilah yang masih dalam evaluasi,” ujar Yongki selaku national sales manager GMM, di ajang IIMS 2017, Jakarta.

Untuk sementara ini, pemerintah diketahui sedang menggodok dan mencanangkan program baru sebagai upaya atas kelanjutan dari low cost green car (LCGC) yakni low carbon emission programme (LCEP). Mobil-mobil yang masuk program ini nantinya akan mendapatkan insentif pajak. Sehingga akan berimbas pada harga dari mobil hybrid yang tentunya akan lebih terjangkau.

Nah, jika mengkaitkan dengan rencana dari pemerintah berhubungan dengan kebijakan akan mobil hybrid tersebut, maka Yongki pun masih belum bisa berkomentar banyak. Bahkan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu seperti apa aturan dari Pemerintah. Sehingga, kepastian dan jaminan pasar pun akan menjadi lebih jelas. Di sisi lain, jika memang benar akan diluncurkan di Indonesia maka mobil hybrid buatan Audi ini akan menjadi salah satu incaran para konglomerat di kancah pasar Indonesia.

“Kita lihat dulu peraturan dari Pemerintah seperti apa, dari situ kami akan ambil kesimpulan, apakah memungkinkan bawa mobil hybrid. Kita sambil menunggu melihat perkembangan,” pungkas dia.

Top