AISI Masih Kaji Infrastruktur dan Limbah Motor Listrik

AISI Masih Kaji Infrastruktur dan Limbah Motor Listrik – Keberadaan motor listrik di Tanah Air memang bukan hanya sekedar wacana. Terbukti beberapa waktu yang lalu Viar baru saja memperkenalkan produknya yakni skuter bertenaga listrik yang bernama Viar Q1. Hal tersebut pun menjadi sinyal positif bagi industri motor listrik di Indonesia. Anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pun tak mau ketinggalan dan ingin segera menghadirkan motor listrik.

AISI Masih Kaji Infrastruktur Dan Limbah Motor Listrik

Namun demikian, Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala menyebutkan bahwa, saat ini pihaknya masih mempersiapkan motor listrik sebelum benar-benar dijual. Termasuk persiapan terkait koordinasi dengan pemerintah. Khususnya terkait dengan infrastruktur dan limbahnya yang harus benar-benar di teliti. “Terutama dalam hal persiapan infrastrukturnya, kemudian masalah limbahnya. Kan kita harus bicara secara keseluruhan,” kata Sigit yang Mas Sena lansir dari detikOto, Selasa (16/5/2017).

Seperti yang diketahui jika motor listrik memang disebut lebih ramah lingkungan dibanding dengan motor yang bertenaga bahan bakar fosil. Hal ini karena terkait dengan emisinya yang memang tidak ada. Namun, baterai motor listrik nampaknya menjadi limbah yang patut diperhitungkan agar tidak memperburuk kondisi lingkungan.

Menurut Sigit, pihaknya tidak hanya memproduksi namun juga memiliki kewajiban untuk memikirkan aftermarket dan juga dampaknya terhadap lingkungan. “Tugas kita tidak hanya memproduksi, tapi juga memikirkan aftermarket, juga dampak terhadap lingkungan. Nanti kalau terjadi pencemaran kan repot. Termasuk dari baterai yang bahaya,” tuturnya.

Ketika ditanyakan mengenai waktu penjualan dari motor listrik dari para anggot AISI akan dijual di Indonesia, dirinya tak bisa memastikan. Apalagi, menurutnya di Thailand keberadaan motor listrik ini baru akan diperkenalkan tahun depan. Meskipun pihaknya menginginkan agar lebih cepat namun hal tersebut memerlukan persiapan yang matang. “Kita sih maunya cepat. Tapi kan lebih baik kita persiapkan dengan matang,” ucap Sigit.

Kehadiran motor bertenaga listrik memang sudah sangat dibutuhkan di Indonesia ini yang merupakan salah satu negara dengan pengguna sepeda motor terbanyak di dunia. Pasalnya, dengan banyaknya pengguna motor yang berlalu lalang hal ini tentu membuat polusi semakin parah untuk itu dengan motror listrik diyakini akan dapat meminimalisir hal tersebut.

Top