Mazda Bangun Museum Mobil Jepang Pertama di Eropa

Mazda Bangun Museum Mobil Jepang Pertama di Eropa – Mazda merupakan salah satu mobil pabrikan jepang yang cukup sukses di pasaran, tak terkecuali di pasar Eropa. Bahkan baru-baru ini pabrikan asal Jepang tersebut baru saja membangun museum mobil Jepang di Augsburg, Jerman.

Mazda Bangun Museum Mobil Jepang Pertama Di Eropa

Di museum Mazda Classic – Automobil Museum Frey terdapat 45 model Mazda sepanjang sejarah Mazda yang hampir berumur 100 tahun. Mobil-mobil ini merupakan mobil yang dijual di Eropa dan juga mobil-mobil langka yang hanya tersedia di kawasan lain di dunia.

Beberapa di antara mobil yang dipajang di museum tersebut antara lain adalah Mazda Cosmo Sport tahun 1968. Mazda Luce R130 tahun 1969 dan beberapa generasi mobil sport RX-7, serta kendaraan langka seperti bus Parkway dan truk bermesin rotary.

Selain itu, yang cukup menarik perhatian adalah mobil Mazda R360 1960, yang merupakan mobil penumpang pertama Mazda yang diproduksi massal. Mazda K360 tahun 1962 yang merupakan sebuah truk ringan beroda tiga juga cukup menarik perhatian. Tak hanya itu saja, Mazda Familia 1000 coupé tahun 1966, Mazda 616 tahun 1876 dan Mazda AZ-1, mobil sport bermesin tengah yang diproduksi tahun 1992 juga terpampang rapi di museum tersebut.

Meskipun merupakan museum mobil Jepang pertama yang ada di Eropa, tempat ini di bangun oleh diler lokal Mazda di Jerman yang bernama Auto Frey yang didukung oleh Mazda Jerman. Diler ini merupakan miliki keluarga Frey yang memang memiliki kesenangan terhadap Mazda.

“Uniknya, museum Mazda pertama di luar Jepang mewakili mimpi yang menjadi kenyataan bagi keluarga Frey untuk berbagi dengan publik satu jenis koleksi Mazdas vintage dari seluruh dunia,” kata Akira Marumoto, VP Eksekutif Mazda.

Seperti yang diketahui masyarakat umum, Mazda memang dikenal memiliki desain bodi yang sangat menarik dan bahkan terbilang tidak seperti mobil Jepang lainnya. tak heran jika keberadaannya di Eropa memang sangat eksis. Meskipun demikian kejayaannya di Eropa hingga kini belum mampu untuk menyaingi saudara satu negaranya yakni Toyota atau bahkan Honda.

Top