Ducati Siap Luncurkan Motor Super Sport di Indonesia

Super Sport Ducati Siap Meluncur Agustus 2017 – Seperti yang sudah sering dibicarakan, Ducati Indonesia memang diketahui bahwa untuk tahun 2017 ini tengah berencana untuk meluncurkan lima produk baru buatannya. Empat produk buatannya yang antaranya baru saja dirilis yaitu Ducati Monster 797, Multistrada 950 serta dua varian Scrambler terbaru, yaitu Desert Sled dan Cafe Racer. Rencananya tak lama lagi satu produk baru lain bakal diluncurkan di Indonesia.

Super Sport Ducati Siap Meluncur Agustus 2017

“Rencananya untuk Ducati Indonesia akan meluncurkan lima motor baru. Tapi yang satu lagi rencananya di bulan Agustus. Saya sedang buat planning belum bisa banyak bicara,” ujar Dhani Yahya, managing director Ducati Indonesia, di sela peluncuran empat motor Ducati baru di Jakarta pada Kamis (18/5/2017).

Terkait hal tersebut Dhani sendiri pun juga memaparkan bahwa alasan pihaknya meluncurkan empat produk baru tersebut secara bersamaan disebabkan dari segi unit sudah siap dan segera tiba di Indonesia. Sementara itu, untuk satu produk baru yaitu jenis Supersport baru siap Agustus 2017 yang akan datang.

“Karena produksinya belum siap. Dari empat ini sudah siap dikirim. Tapi untuk model Supersport mulai dari Agustus mulai meluncur jadi pengiriman akhir Agustus atau awal September tahun 2017 ini,” terang Dhani.

Terkait dengan motr super sport yang akan diluncurkannya tersebut, sepertinya tak berbeda jauh dengan empat produk baru yang diluncurkan terlebih dahulu secara bersamaan. Pasalnya, dikabarkan bahwa untuk model Supersport juga bakal didatangkan dalam bentuk utuh dari Thailand.

“Bahwa karena ada ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) semua produk kita dari Thailand. Pabrikan di Thailand sangat sophisticated terutama Scrambler dan lainnya. Memang standarnya luar. Karena hanya dua pabrik yang dipunyai langsung oleh Ducati yaitu di Italia dan Thailand,” terang Dhani.

Di sisi lain, pihaknya pun juga memberikan penjelasan bahwa pabrik Thailand yang dipilih tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Yaitu, karena dari segi jarak lebih dekat ke Indonesia sehingga pengiriman bisa lebih cepat daripada harus dikirm dari Bologna, Italia.

“Memang dari sisi logistik, kalau dari Bologna bisa satu bulan. Kalau dari Thailand bisa lebih cepat dan tentunya dengan AFTA import duty lebih ringan,” pungkas dia.

Top