GM-Chevrolet Bersiap Angkat Kaki Dari India

GM-Chevrolet Angkat Kaki Dari India Tahun Depan – Seperti pada merek-merek Amerika Serikat pada umumnya yang hit and run jika pasar suatu negara dianggap kurang menguntungkan, kebiasaan itu tampak lagi. kali ini General Motors (GM) melalui merek Chevrolet siap-siap hengkang dari India akhir tahun ini. Hengkang disini berarti stop jualan, sama seperti yang dilakukan Ford di Indonesia. Semua fasilitas operasi akan dijual ke Afrika Selatan sebagai strategi terakhir untuk menghemat uang dan usaha pada insinyur agar lebih mendapatkan keuntungan.

GM menyatakan sudah menyiapkan dana 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun untuk rencana ini. Uang tersebut akan digelontorkan pada kuartal kedua 2017. Uang tersebut akan dipakai untuk merestrukturisasi operasi di India, Afrika dan Singapura. Dari total jumlah tersebut 200 juta dollar akan dipertahankan sebagai uang tunai. Kepindahan operasi India-Afrika Selatan diperkirakan mampu menghemat uang perusahaan 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,3 triliun per tahun di bisnis global.

Menurut Presiden GM, dan Ammann kepada reuters dalam sebuah wawancara khusus, serial penutupan operasi ini seharusnya membuat GM lebih kuat, fokus dengan uang yang ada, lalu menggunakannya untuk kawasan dimana perusahaan bisa kuat. Termasuk diantaranya adalah China dan Amerika bagian Utara.

Sebelumnya GM sudah menginvestasikan sekitar 600 juta Dollar atau sekitar Rp 8 triliun untuk membangun mobil otonomos dan layanan transportasi lainnya. Seperti rival senegaranya, Ford merasa sangat mahal ketika beroperasi di pasar berkembang luar China. perusahaan hanya menjual 49.000 unit mobil di India dan afrika Selatan (gabungan) sepanjang tahun lalu.

CEO GM Marry Barra sudah berkunjung ke New Delhi pada 2015 lalu, dan mengumumkan siap berinvestasi 1 miliar dollar atau sekitar Rp 13,3 triliun untuk membangun mobil murah merek Chevroler sebagai bagian dari program Global Emerging Market (GEM). Pasar India juga secara keseluruhan turun dari GM tak bisa mempertahankan traksi untuk melawan permainan utama macam Maruti Suzuki. Otomatis mimpi investasi 1 miliar dollar untuk membangun mobil murah di India juga ikut kandas.

Chevrolet akan di stop penjualannya mulai tahun depan, GM India hanya akan memproduksi kendaraan untuk ekspor di pabriknya yang tersisa di Talegaon yang mempekerjakan sekitar 2.500 karyawan. Sebagai perbandingan Ford sudah memutuskan untuk menutup operasi di Indonesia dan Jepang, karena dianggap kurang membawa profit tahun lalu. GM juga tiba-tiba menutup pabrik di Bekasi yang sebelumnya di gadang-gadangkan bakal memenuhi kebutuhan MPV untuk pasar domestik dan ekspor.

Top