2017 Tahun Penting Untuk Masa Depan Bisnis Toyota Indonesia

2017 Jadi Tahun Penting Toyota Indonesia – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyebutkan kalau tahun ini merupakan waktu yang sangat penting untuk menentukan masa depan bisnisnya. Pasalnya dalam beberapa tahun kedepan, industri otomotif mulai bergerak cepat. Harapannya juga diketuk regulasi low carbon emission vehicle (LCEV). Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur TMMIN mengatakan kalau goal yang akan dicapainya pada empat sampai lima tahun kedepan adalah menghasilkan kendaraan dengan status fuel efficiency yang sesuai dengan perkembangan teknologi dunia.

“Rencana besar Toyota adalah fuel efficiency vehicle dalam waktu empat sampai lima tahun kedepan untuk mobil-mobil hybrid dan listrik,”ujar Warih. Namun Warih memang mengakui akan tantangan yang dihadapi untuk menuju titik yang ditargetkan. Pertama kata Warih bagaimana menciptakan pada dan di mana produk mobil hybrid dan listrik bisa diterima.

Pasalnya saat ini banyak isu hybrid dan listrik dan mobil-mobil fuel efficient biasanya hi-teck, dan kalau sudah ber-teknologi tinggi harganya akan mahal. Kenyataannya konsumen inginkan harga yang tidak mahal. Tantangan lainnya yaitu internal competitiveness, serta tak ketinggalan juga dari sisi regulasi atau kebijakan pemerintah yang juga punya peran penting. Pasalnya saat ini masing-masing negara sudah menelurkan kebijakan karena tren dunia  seperti itu.

Kalau kebijakan dunia tidak Indonesia tidak bagus daya saing kami tentu saja tidak bagus dan kita hanya menjadi market saja, itu yang harus kita tanggulangi supaya industri kita makin kuat. Jika berbicara pasar terutama pasar Indonesia tentu ujungnya pada harga jual. Jadi agar produk bisa di jamah masyarakat luas salah satu kuncinya adalah insentif agar produknya bisa terjangkau.

“Toyota Indonesia tahun lalu menjual sampai 380.000 unit, itu nomor empat didunia. Kalau kita hilangkan China, Jepang dan Amerika kami no satu di dunia. Sementara kalau di Asia tanpa China, kami nomor satu di sini jadi marketnya ada, dan ami harus ikut mengisi market itu,” tutur Warih.

Top