Bus Double Decker Lorena Manjakan Para Penumpang

Lorena Manjakan Penumpang Dengan Double Decker Mercy – Lorena kini menggunakan bus tingkat, Mercedes-Benz Indonesia (MBI) menyerahkan 12 bus terbarunya sebagai kendaraan transportasi pada Lorena Transport Tbk dan Kirana Transport, di Ciputat, Tangerang Selatan pada Selasa (6/6/2017). Berbeda dengan model reguler, kali ini MBI menyerahkan unit OC500 RF 2542 Double yang menjadi unit terbaru untuk Lorena dan Karina. Acara serah terima juga langsung dihadiri oleh Managing, Director Commercial Vehicle Mercedes-Benz, Ralf Kramer dan GT. Soebakti sebagai president Director Lorena Transport. Tb.

Mercedes-Benz selalu berkomitmen dan mendukung industri transportasi di Indonesia, dengan menawarkan produk-produk terbaik nya dalam layanan purnajual. Kami sangat berterimakasih kepada Lorena untuk mempercayakan armada bus terbarunya kepada Mercedes-Benz,”Ucap Ralf di Ciputat, Tangerang, KomposOtomotif, Rabu (7/6/2017).

Bus Lorena Double Decker Mercedes-Benz dilengkapi dengan beragam fitur keselamatan terbaru, seperti ESP, ASR, dan ABS, Sistem suspensi indepen juga diaplikasikan dengan air suspension yang menawarkan kenyamanan spesial ketika berkendara di kecepatan tinggi. Sasis RF 2542 juga menggunakan tiga axle yang keseluruhan bodi dan rangkaian diserahkan pada karoseri Adiputero.

Beragam fasilitas pemanja juga sudah tersedia, mulai dari monitor pada setiap bangku, senderan kaki, toilet, water dispenser, sampai dengan ruang merokok. Bus ini juga nantinya akan digunakan untuk melayani dua rute, yaitu Jakarta-Surabaya-Malang, dan juga Jakarta-Madura. Armada bus terbaru ini juga akan segera dioperasikan dan sudah bisa menjadi pilihan masyarakat sebagai kendaraan transportasi saat mudik lebaran nanti.

Dengan menggunakan bus terbaru dari Mercedes-Benz ini, kami yakin mampu bersaing dengan perusahaan otobus lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada pelanggan. Lorena menggunakan bus tingkat atau double decker untuk memanjakan para penumpang. Langkah ini upaya untuk tetap eksis di tengah gempuran banyaknya layanan transportasi yang saat ini muncul. Persaingan yang dimaksud bukan hanya antar sesama perusahaan otobus (PO) saja melainkan juga jenis transportasi lainnya seperti pesawat dan kereta api.

Top