Motor Listrik Lebih Hemat 50 Persen

Keuntungan Menggunakan Motor Listrik – Keberadaan kendaraan listrik saat ini memang sudah bukan hal yang asing di dunia otomotif Tanah Air. pasalnya, banyak pabrikan otomotif yang mulai berlomba-lomba untuk dapat menghasilkan produk bertenaga listrik tersebut. Tak hanya dari segi persaingan, dari segi lingkungan motor bertenaga listrik bahkan disebut-sebut sebagai salah satu solusi untuk mengurangi dampak pencemaran udara karena nol emisi.

Keuntungan Menggunakan Motor Listrik

Bahkan seperti yang diketahui, Garasindo yang telah memperkenalkan skuter matik bertenaga listrik buatan anak bangsa, menilai jika motor bertenaga listrik lebih hemat 50 persen dibandingkan dengan motor konvensional berbahan bakar minyak. Hal tersebut disampaikan oleh Operation Director Gestits, Rahmat Septiawan yang mengatakan pengguna motor listrik akan dapat berhemat paling tidak 50 persen jika dibandingkan dengan menggunakan motor konvensional.

“Kalau dari sisi rupiah, dari semua simulasi dan uji yang kita lakukan sampai sekarang, mungkin sekitar 55-60 persen penghematan dari actual running cost. Belum termasuk servicing yang berarti motor listrik kan tidak perlu servicing, tidak ada perawatan rutin. Jadi ya sekitar 50 persen lebih hemat dibanding motor konvensional,” kata Rahmat.

Dhani Yahya, Managing Director PT Garansindo Technologies menambahkan, dari pengalaman dengan motor listrik asal Amerika Serikat yang juga dijual Garansindo, Zero Motorcycles, motor listrik jauh lebih hemat dalam segi penggunaannya. “Kalau hitungannya dari pengalaman motor listrik Zero, 1 kWh listrik itu Rp 1.500-an. Kalau di Zero 12 kWh itu untuk jarak sampai 240 kilometer kurang lebih. Jadi kalau dibagi, per kWh itu bisa untuk 20 kilometer. Jadi Rp 1.500 itu untuk 20 kilometer. Sekarang bandingkan dengan bensin, dan Zero itu kategorinya motor besar,” ujar Dhani.

Bahkan CEO Garasindo, Muhammad Al-Abdullah pun menambahkan, jika saat ini kendaraan bertenaga listrik sudah tidak asing lagi digunakan di negara-negara lain. Pasalnya, motor ataupun kendaraan bertenaga listrik ini dianggap sebagai solusi untuk lebih efisien. “Tentunya kalau semua perhitungan itu kalau ujungnya negatif, negara-negara itu enggak akan pakai kendaraan listrik. Semua merek-merek besar berinvestasi untuk kendaraan listrik. Saya cuma mau kasih pesan bahwa kendaraan listrik itu jauh lebih efisien dari segi rupiah awal sampai akhirnya maupun nilai cycle-nya atau maintance yang tak perlu perawatan,” pungkasnya.

Top