Kendaraan Pedesaan Purwarupa Sudah Masuk Final

Purwarupa Mobil Pedesaan Sudah Masuk Final – Kontes  desain kendaraan pedesaan ke universitas nasional se Indonesia, Institut Otomotif Indonesia (IOI) siap meluncurkan desain final Purwarupa pada pertengahan Agustus 2017 mendatang. Peluncuran akan dilakukan oleh Kementrian Perindustrian dan diharapkan akan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. “Dari beberapa hasil kontes desain, kita serap yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan. Nantinya akan terlihat bentuknya seperti apa, rencananya 20 atau 22 Agustus 2017 bersama dengan Kemenperin dan Presiden, ujar I Made Tangkas, Presiden IOI.

Made juga menjelaskan kalau IOI dan Kemenperin  nantinya akan menjadikan prototipe  ini menjadi lisensi dengan perhitungan teknik, pengujian layak jalan, dan kemampuan dengan standar industri yang jelas. Setiap pihak yang berminat untuk mengembangkan dan memproduksi mobil pedesaan Purwarupa bisa menggunakan lisensi ini dan mengembangkannya sendiri, lalu menggandeng perusahaan koraseri, termasuk memilih perusahaan pemasok komponen yang sudah terverifikasi oleh IOI dan Kemenperin.

Siapa saja bisa merakit kendaraan ini sendiri. Lisensi sengaja diciptakan, supaya kualitas bisa tetap terjaga. Bisa saja nanti konsep nya koperasi. PT, atau badan usaha milik rakyat, jadi nanti siapa saja bisa investasi. Proyek ini juga akan bernaung dalam payung regulasi Peraturan Pemerintah N 55 Tahun 2017, tentang kendaraan. Sesuai dengan regulasi, status proyek ini adalah kendaraan khusus yang terkandung alat produksi didalamnya, lanjut Made.

“Jadi jangan bayangkan mobil pedesaan ini seperti mobil pada umumnya. Mobilitasnya juga bisa digunakan didalam desa, bukan untuk melintas Jalan Protokol atau tol,”Made menambahkan. Dengan status off the road, artinya kendaraan pedesaan akan terhindar dari Pajak Penambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM). Alasan ini juga yang membuat target bandrol kendaraan pedesaan jadi terjangkau untuk menopang aktivitas pertanian atau perkebunan di berbagai desa se Indonesia. Harga yang ditargetkan yaitu sekitar Rp 60 juta sampai Rp 80 jutaan, karena akan adanya 4×4 untuk lokasi jalan yang menanjak dan medan yang berat yang bakal dilalui mobil pedesaan ini.

Top