Laporan Kebangkrutan Takata Akan Dilakukan Bulan Ini

Takata Akan Laporkan Kebangkrutan Bulan Ini – Takata adalah pemasok komponen infltor airbag asal Jepang bakal mengajukan laporan mengenai kebangkrutannya menyusul dengan recall besar-besaran produk di industri otomotif dan hampir melanda semua merek. Takata juga saat ini sedang mengusahakan dukungan finansial dari produsen suku cadang mobil Amerika serikat, Key Safety System Inc. Proses kesepakatan yang dilakukan Takata dan Key Safety System sudah berlangsung selama beberapa bulan belakang.

Pada Jumat lalu pihak Bursa Tokyo mengatakan jik amereka sudah benar-benar menghentikan sahan Takata dan perdangan suku cadang Takata, ditambah lagi dengan adanya pemberitaan dari media yang menyebutkan mengenai kebangkrutan yang dialami oleh Takata. Pada penutupan bursa saham sebelumnya Takata memiliki nilai pasar sebesar 360 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,7 triliun. Takata mengakui kesalahan yang dan menerima semua sangsi yang akan dilayangkan ke perusahaan tersebut, Takata akan membayar semua denda sebesar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,2 triliun.

Pada Januari lalu Juri Agung federal telah mendakwa ketiga mantan eksekutif Takata, Ketiganya terlibat dengan kesalah yang terjadi akibat kesalahan tersebut kehilangannya keamanan dan membuat cacat produk. Key Safety System sesaat lagi akan mengakuisisi aset dari Takata melalui anak usaha baru Takata tersebut, pengambilan saham tersebut akan dilakukan sebelum pengumuman kebangkrutan yang akan diterima oleh Takata.

Perusahaan yang berada di bawah naungan KSS nantinya bakal membeli operasi Takata seharga 1,6 miliar dollar As atau sekitar Rp 21,2 triliun. Namun sampai saat ini Takata masih enggan berkomentar mengenai kabar yang beredar tersebut. Begitu juga yang dilakukan oleh KSS yang berbasis di Michigan sampai saat ini masih belum menanggapi pertanyaan para wartawan.

Awalnya Key memilih Takata dengan alasan sebagai pembeli favorit, lalu keduanya bekerjasama dengan merencanakan soal restrukturisasi. Pihak Departemen Kehakiman AS menghimbau kecatan yang terjadi pada Takana telah menyebabkan kematian sebnayak 16 ematian dan lebih dari 180 orang mengalami luka-luka. Total dari keselutuhan kendaraan yang ditarik atau recall mencapai 16 juta unit kendaraan roda dua dan roda empat termasuk yang beredar di Tanah air.

Top