Honda Jazz Hybrid Tak Akan Masuk Indonesia?

Antara Honda Jazz Turbo dan Hybrid di Indonesia – Beberapa negara tetangga sudah banyak sekali yang memasarkan Honda Jazz Hybrid, Honda Indonesia sampai saat ini masih belum berencana untuk memasarkan varian tersebut, tak ingin seperti negara-negara tetangga lainnya yang telah memasarkan varian Hybrid. Maka dari itu Honda Prospect Motor (HPM) lebih mendahulukan teknologi turbo yang telah diterapkan pada beberapa produk barunya, dan tidak memasarkan varian dengan teknologi Hybrid.

Mobil yang dikeluarkan dengan mengadopsi mesin turbo seperti CR-V dan Civic,  apakah Honda Jazz akan mengadopsi seperti yang dikeluarkan oleh merek-merek tersebut. Pertanyaan ini, Marketing and After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy menjelaskan sebenarnya antara kedua teknologi tersebut tidak bisa dipilih salah satu pasalnya keduanya berjalan berdampingan.

Hybrid  saat ini menjadi teknologi transisi untuk nantinya mobil bisa berjalan tanpa menggunakan bahan bakar, contohnya seperti listrik. Sementara pengembangan turbo sendiri perubahan dari mesin konvesional yang menggunakan bahan bakar. Turbo sendiri berguna untuk menaikkan tenaga dengan menurunkan konsumsi bahan bakar yang bisa menekan gas buang jadi keduanya tidak bisa dipilih mau yang mana, jadi kita hanya bisa melihat dari sisi keuntungan dari konsumen saja. Sementara untuk Jazz Hybrid masih belum terlihat apakah akan dipasarkan di Indonesia atau tidak.

Untuk Honda Jazz mengapa tidak diterapkan mesin turbo, pasalnya Jazz mengadopsi mesin dengan kapasitas 1.500cc, dari sisi harga tidak akan menguntungkan bagi konsumen. Mobil dengan mesin 1.500cc dengan mesin turbo maka akan menaikan harga jual dan juga pajak bagi konsumen. Jika kenaikan lebih dari Rp 60 juta apakah konsumen akan tetap memilih Honda Jazz turbo, Dari kenaikan tersebut juga tidak ada keuntungan yang didapatkan.

Hal ini akan berbanding terbalik jika penerapan nya dilakukan pada CR-V, pasalnya dengan mesin yang lebih besar 2.400 turun menjadi 1.500 maka dengan otomatis pajak yang awalnya 20 persen akan turun menjadi 10 persen, dengan  begitu ada pengalihan penerapan teknologi turbo yang berujung keuntungan pada konsumen.

Top