Vespa Listrik Siap Saingi Gesits & Viar Q1

Rencana Piaggio Datangkan Vespa Listrik – Setelah beberapa waktu lalu Viar meluncurkan skuter bertenaga listrik miliknya, tampaknya persaingan pada segmen motor listrik akan semakin ketat. Pasalnya, selain Viar Q1 dan Gesits yang notabene merupakan motor listrik produksi dalam negeri, Piaggio Indonesia nampaknya juga berencana menawarkan Vespa bertenaga listrik kepada konsumen Indonesia. Hal ini pun akan semakin menguatkan tren sepeda motor bertenaga listrik yang kian terbuka.

Rencana Piaggio Datangkan Vespa Listrik

Hal tersebut pun diungkapkan langsung oleh PT Piaggio Indonesia (PID) selaku pemegang merek Vespa di Indonesia. Seperti diketahui vespa memang memiliki satu model skuter bertenaga listrik yang bernama Elettrica yang telah diperkenalkan pada ajang EICMA tahun lalu.  Namun, meskipun demikian Direktur pemasaran PT PID Andre Sanyoto mengatakan pihaknya masih terus menggodok wacana tersebut. “Kita masih menggodoknya. Masih dalam pertimbangan, karena ke depannya akan ke arah sana juga,” ungkapnya.

Namun, menurutnya jika nantinya benar PT PID akan meluncurkan Vespa listrik di tanah Air, pihaknya akan melihat terlebih dahulu terkait dengan infrastruktur yang lebih solid. Pasalnya, jika melihat kondisi saat ini menurutnya infrastruktur yang disediakan pemerintah dalam hal ini PLN untuk motor atau kendaraan bertenaga listrik masih tergolong minim. “Kita lihat dulu, kan dari sisi PLN segala macam, dari sisi listrik ketersediaannya kita belum melihat itu,” tegasnya.

PLN sebenarnya telah memiliki beberapa stasiun pengisian listrik di beberapa tempat di Indonesia. Bahkan, beberapa waktu yang lalu PLN baru saja mengungkapkan pihaknya sedang melakukan pembangunan beberapa SPLU yang lebih banyak guna mendukung datangnya era baru kendaraan bertenaga listrik. Saat ini PLN telah memiliki 479 unit Electric Vehicle Charging Station atau Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Meskipun keberadaannya memang tidak banyak diketahui masyarakat umum.

Namun, Andre tetap mengatakan meskipun SPLU memang sudah tersedia di beberapa wilayah di Jakarta, namun menurutnya kualitas dan kuantitasnya masih perlu ditingkatkan lagi. “Memang sudah ada SPLU, tapi kan dari sisi kualitas dan kuantitasnya, seberapa cepat distribusinya itu yang harus kita lihat juga. Jangan sampai nanti di Jabodetabek dulu, tapi area yang lain belum mantap,” tutup Andre.

Top