Penurunan Penjualan Hyundai Terkait dengan Masalah Diplomatik Korsel

Masalah Diplomatik Korsel Pengaruhi Penjualan Hyundai – Hyundai Motor, salah satu mereka asal Korea Selatan baru-baru ini memperlihatkan performa penjualannya yang melorot hingga 8 persen di seluruh dunia. Ini berarti Hyundai hanya mampu menjual sebanyak 2,19 juta kendaraan pada paru pertama di tahun 2017, yakni selama bulan Januari hingga Juni.

Masalah Diplomatik Korsel Pengaruhi Penjualan Hyundai

Pihak Hyundai sendiri mengatakan jika penurunan penjualan yang dialaminya tersebut karena merek saat ini sedang terpukul sehubungan dengan terjadinya penurunan yang sangat berarti di pasar terbesar otomotif dunia, yakni China. Ini adalah sebagai salah satu dampak yang bisa dirasakan akibat pecahnya hubungan diplomatik antara kedua negara tersebut.

Penjualan Hyundai di negara asalnya, Korea Selatan juga mengalami penurunan sebesar 2 persen atau menjadi 340.000 unit, sedangkan penjualan Hyundai di luar negeri malah merosot hingga 9 persen atau menjadi 1,85 juta unit kendaraan saja. Tak hanya berimbas pada penjualan mobil, kondisi ini pun rupanya turut memberikan pengaruh pada sektor produksi. Pasalnya, urusan produksi di luar negeri juga mengalami penurunan sebesar 13 persen dan menjadi 1,33 juta.

Terlihat dengan jelas bahwa kontribusi pasar China menurun hingga 40 persen di sana. Memanasnya hubungan diplomatik antara kedua negara disebabkan oleh pemerintah China yang tak setuju jika Korsel memberi bantuan kepada Amerika, terkait dengan pemasangan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat, Terminal High-Altitude Area Defense System (THAAD).

Sedangkan, untuk urusan penurunan pajak domestik rupanya terjadi sebagai dampak dari pemotongan pajak yang dilakukan pada tahun 2016 lalu. Pertumbuhan yang lambat di pasar Amerika Serikat dan Eropa serta selisih paham soal THAAD  juga menjadi pemicu terjadinya penurunan hasil penjualan Hyundai di luar negeri.

Menginjak paruh kedua di tahun ini, produsen mobil asal Korsel tersebut memiliki tujuan untuk kembali bangkit dengan cara meningkatkan penjualan kendaraan sport kompak baru miliknya, yaitu Kona. Rupanya kondisi ini pun tak hanya berpengaruh pada Hyundai saja, sebab merek Korsel lain, Kia Motors juga mencatatkan penurunan penjualan sebesar 9 persen atau hanya menjadi 1,32 unit pada paru pertama di tahun 2017.

Top