SUV Melejit, Sedan Mulai Ditinggal

SUV Kini Mulai Mendominasi Pasar Indonesia – Ramainya pasar otomotif di segmen SUV tampaknya berdampak cukup signifikan pada modil sedan. Bkan sebuah alibi semata melainkan dari hasil riset yang dilakukan oleh perusahaan jasa finansial, IHS Markit, tercatat dan terbukti bahwa di antara segmen kendaraan roda empat lain, tampaknya segmen Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi trend menarik dan dinilai paling cepat berkembang. Permintaan akan mobil tersebut, termasuk di dalamnya crossover (CUV), akan terus meningkat.

Suv Kini Mulai Mendominasi Pasar Indonesia

Fakta tersebut juga diperkuat dalam laporan yang dilansir dari Autoevolution. Di mana, dalam laporan tersebut dikatakan bahwa melalui riset yang dilakukan terhadap konsumen di Amerika Serikat (AS), disebutkan bahwa loyalitas konsumen akan sebuah mobil SUV berada pada titik paling tinggi sepanjang masa.

“Lebih dari dua pertiga pemilik SUV dan crossover yang kembali ke pasar pada empat bulan pertama 2017 membeli kembali SUV dan crossover lainnya,” tulis mereka.

Bukan tanpa alasan mengingat dari sebuah data tercatat bahwa loyalitas mereka diketahui dari yang sebelumnya hanya 53 persen pada 2013, kini justru telah naik secara cukup signifikan menjadi 63 persen sampai April 2017. Sebagai contoh gambaran saja, rata-rata loyalitas konsumen industri otomotif hanya 52,6 persen.

Tak hanya itu saja, adapun loyalitas yang dimaksud secara lebih spesifik dalam riset ini yakni mengenai seberapa setia segmen mobil tertentu tetap memakai kendaraannya atau pun tanpa berpindah ke segmen lain. Dengan melihat semakin tinggi persentase, maka loyalitasnya pun juga bakal semakin tinggi. Begitu juga dengan loyalitas konsumen akan sebuah mobil SUV yang tidak hanya berimplikasi pada semakin setianya pemilik SUV dengan kendaraannya. Bahkan, dalam hal ini pun juga ditunjukkan dengan pergeseran segmen yang mulai terjadi. Tepatnya, satu segmen yang paling tergerus adalah sedan.

Terkait hal tersebut, para konsumen yang sebelumnya loyal terhadap sedan mengalami penurunan dari 56 persen pada 2012 menjadi 49 persen di empat bulan pertama sampai tahun 2017 ini. Penurunannya bahkan terjadi setiap tahun. “Kesetiaan pemilik sedan turun, tapi bukan berarti akan hilang,” sambung Libby.

Bahkan, di Indonesia sendiri, di Indonesia tren yang sama sebetulnya sedang terjadi. Di mana kali ini penjualan SUV tahun 2016 lalu mengalami pertumbuhan yang dinilai paling tinggi ketimbang segmen lain, yaitu 19 persen.

Top