Daihatsu Masih Pertahankan Status “Mobil Murah”

Meski Mengalami Kenaikan, Harga Daihatsu Tetap Murah – Jika sebuah produk masuk dalam segmen Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2/LCGC), sepertinya memang kurang pantas jika dikatakan sebagai model mobil murah. Seperti pada bulan Juli 2017 ini karena sebagian besar model yang dijual sudah dihargai pada angka di atas Rp 100 juta.

Meski Mengalami Kenaikan Harga Daihatsu Tetap Murah

Hal ini tentu bertolak belakang dengan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 33, pada pasal 2 nomor 1 huruf e, dengan nominal harga jual KBH2 atau LCGC paling tinggi adalah Rp 95 juta, sesuai dengan lokasi kantor pusat Agen Pemegang Merek (APM).

Dari semua mereka yang ada, Daihatsu menjadi satu-satunya yang masih menjaga status mobil yang ada di segmen LCGC. Mereka masih mempertahankan posisi ini melalui varian paling murahnya, yakni tipe D 1.0 M/T. Varian tersebut dijual dengan harga tertinggi yang masih berada di bawah aturan yang telah ditetapkan oleh Permenperin, yakni Rp 92,55 juta.

Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Latiyoso mengatakan jika harga mobil tentu sesuai dengan spesifikasi yang dimilikinya. Harganya juga memang sudah dinaikkan, namun memang tetap tidak lebih dari Rp 95 juta.

Hendrayadi juga menambahkan bahwa pada saat harga dinaikkan tipe tertinggilah yang menjadi patokan harganya. Sehingga meskipun varian bawah juga mengalami kenaikan, harganya memang masih bisa dikatakan rendah meski sesuai dengan spesifikasinya.

Kenaikan harga tersebut sudah sesuai dengan ketentuan serta pengawasan pemerintah dan pihak Daihatsu pun mengikuti aturan tersebut. Penentuan harga jual juga biasanya disesuaikan dengan kondisi inflasi. Hal ini biasanya terjadi sekali dalam setahun, tepatnya saat perayaan hari ulang tahun model tertentu.

Dengan mempertahankan varian paling bawah, Hendrayadi mengungkapkan jika permintaan pasar untuk mobil ini masih cukup banyak. Untuk sekarang, dari total jumlah penjualan Ayla, tipe 1.0 D M/T memberi sumbangan sebesar 10 hingga 15 persen.

Tak hanya masih memiliki peminat, namun jumlah konsumen dari mobil ini pun sesuai dengan target, baik itu fisrt time buyer maupun dipakai secara pribadi.

Top