Toyota C-HR Mulai Goda Konsumen Malaysia

Langkah Tebar Pesona Toyota C-HR di Malaysia – Toyota tampak mulai aktif menggoda para penggemar di Malaysia. Menyusul langkah Toyota memamerkan mobil tersebut di hadapan publik pada beberapa waktu yang lalu, kini Toyota Malaysia sudah resmi membuka registration of interest (ROI) melalui situs resmi mereka.

Langkah Tebar Pesona Toyota C Hr Di Malaysia

ROI ini adalah proses registrasi yang dibuka secara umum sekaligus untuk mengetahui daya tarik masyarakat pada produk yang dihadirkan. Hal ini nantinya akan dijadikan tolak ukur untuk mengetahui minat konsumen pada C-HR yang akan dipasarkan di Malaysia.

Tak hanya registrasi ketertarikan dari masyarakat atau calon konsumen saja, namun detail spesifikasi dari model C-HR yang menurut rencana akan dirilis di pasar Malaysia rupanya juga sudah tersebar. Produk baru yang akan menjadi rival tangguh untuk Honda HR-V ini hanya akan ditawarkan dalam satu pilihan mesin saja, yaitu dual VVT-i dengan kapasitas 1.800 cc.

Kendati demikian, hingga kini masih belum ada informasi yang lebih rinci apakah mesin 1.8 L yang akan dipasarkan itu adalah mesin konvesional atau sudah menggunakan hibrida. Akan tetapi untuk urusan fitur keselamatan, Toyota Malaysia mengaku akan menghadirkan paket lengkap Toyota Safety Sense yang terkenal sebagai  sistem keselamatan aktif untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Untuk warnanya sendiri, C-HR akan hadir dalam pilihan enam warna. Tiga pilihan merupakan warna monoton yang terdiri dari White Pearl CS, Metal Stream Metallic, serta Attitude Black Mica. Sedangkan tiga pilihan lainnya, mengusung konsep twotone dengan opsi Red Mica with Black Roof, Radiant Green Mettalic with Black Roof, dan Blue Metallic with Black Roof.

Sementara itu, C-HR yang dijiual di pasar Indonesia menurut jadwal baru akan diluncurkan pada tahun 2018 mendatang seperti apa yang telah dikatakan Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMN) beberapa waktu yang lalu.

C-HR akan meluncur di Indonesia paling cepat di awal 2018 dan atau paling lambat di semester pertama tahun depan. Status mobil tersebut masih completely built up (CBU/impor utuh) namun belum jelas akan dibawa dari mana.

Top